JM Angkasapura II Terancam Diusir


Praya-Journalntb.com-Surat Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat tertanggal 14 September 2020 nomor 005/158/DISHUB/I, perihal: Pergantian nama RPPJ BIL menjadi BIZAM, mendapat reaksi keras dari masyarakat terutama desa-desa lingkar bandara. 

Lalu Hizzi seorang aktifis dan sekaligus menjadi salah satu pentolan  pergerakan menolak pergantian nama bandara BIL menjadi BIZAM mengungkapkan, dirinya dan masyarakat yang tergabung dalam kelompok masayarakat dan lembaga-lemba yang menolak pergantian nama masih terap solid dan konsisten mempertahankan nama BIL

Saat di konfermasi Selasa, 15 September 2020 jam 11.00 Wita. Lalu Hizzi mengatakan, dirinya dihubungi oleh beberapa  warga lingkar bandara termasuk Sengkol, Ketare dan Rembitan, guna  mempertanyakan informasi terkait rencana pergantian plang bandara dari BIL menjadi BIZAM. "Benar beberapa warga linkar bandara menanyakan ke saya soal itu, kami sudah pegang surat terkait soal rencana pergantian itu, dan kami tidak bisa bayangkan pasti akan terjadi resistensi dan konflik besar, lebih- lebih dalam situasi politik daerah yang sedang memanas saat ini, ini adalah momentum yang sangat tidak tepat karena pontensi caosnya sangat bersar"  kata  Hizzi

Hizzi juga berjanji akan mengusir JM Angkasa Pura II dari bumi TATAS TUHU TRASNA ini jika kerjaannya hanya membuat onar sergahnya dengan luapan emosi. "Bagi kamai BIL sudah  menjadi harga mati dan jangan ada pihak-pihak lain yang ingin menganti nama BIL", tutupnya.(Sh/M)

0 komentar:

Posting Komentar