Launching Kampus Merdeka, UTS Beri Warna Baru Pada Pembangunan di Sumbawa


Sumbawa.journalntb.com – Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) melaunching sebuah program strategis yaitu Kampus Merdeka. Program ini adalah gebrakan luarbiasa UTS untuk membangun Kabupaten Sumbawa dari desa melalui  Sumberdaya dan ilmu teknologi yang dimilikinya.

Dalam pelaksanaannya, ilmu dan teknologi yang dimiliki oleh UTS melalui mahasiswanya akan diaplikasikan ke desa binaan sehingga menyentuh program di desa dan dirasakan oleh masyarakat.

 "Kita terus berkolaborasi memberikan warna pada pembangunan Kabupaten Sumbawa karena kehadiran program Kampus Merdeka ini akan memberikan inovasi teknologi kepada masyarakat, misalnya bagaimana meningkatkan UMKM di desa, meningkatkan fungsi BUMDes dan banyak lagi manfaat lainnya," kata Rektor UTS Chairul Hudaya pada acara launching Kampus Merdeka di Hotel Samawa Sesaide Cottage, Selasa (8/9).

Dalam program ini mahasiswa smester lima dan enam akan melakukan praktek kerja lapangan di sejumlah desa binaan untuk mebantu pembangunan sesuai dengan bidang study mahasiswa serta kebutuhan dan program di desa.

"Kami telah membuat program yang jelas dan terukur. Ilmu dan teknologi yang ada di UTS akan dibawa dan dicopy paste ke desa sehingga membantu desa dalam pembangunan," katanya.

Desa yang akan dibina dalam program ini sebanyak 20 desa yang sebelumnya telah menandatangani MoU bersama UTS, Pemda Sumbawa dan DPRD.

"Untuk satu semester 20 desa, dan semester berikutnya 20 desa lagi. Targetnya 157 desa tuntas dalam waktu 4 tahun atau 8 semester," katanya.

"Program ini disebut proyek di desa, kalau TNI dengan Tentara Manunggal membangun desa dan kita di bidang pendidikan juga mempunyai program kampus merdeka," tambahnya lagi.
Selain berimbas pada pembangunan di wilayah pedesaan, Kampus Merdeka adalah sebuah program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dengan terobosan-terobosan birokrasi yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa.

Melalui Kampus Merdeka, akan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memiliki kreativitas tinggi salah satunya adalah belajar di luar bidang study nya.

Misal saja mahasiswa elektro dapat belajar ekonomi, mahasiswa ekonomi bisa belajar bidang study pertanian. Sehingga dengan kampus merdeka ini juga akan membentuk mahasiswa yang berkualitas dengan harapan dapat meluluskan mahasiswa yang mampu bersaing dalam dunia industry. 

"Apalagi saat ini adalah memasuki era revolusi industry 4.0 dimana perubahan terjadi terus menerus dan semakin meningkat," katanya.

Dari program ini diharapakan dapat membangun SDM yang unggul 2020 sampai 2024 mendatang. Karena ke depan kita dituntut untuk mengikuti perubahan zaman dan dituntut mencetak tenaga kerja siap dan ibutuhkan oleh industry.

Di waktu yang sama, Bupati Sumbawa yang diwakili oleh Staf ahli H. Zuelkifli mengapresiasi apa yang dilakukan UTS, melalui gerakan program kampus merdeka diharapkan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dan dapat memberikan efek baik bagi pengembangan ilmu teknologi sehingga pembangunan Sumbawa dari desa ini dapat tercapai.   

"Semoga dari program yang sangat luarbiasa ini dapat meluluskan mahasiswa-mahasiswa UTS yang handal, berkualitas dan mampu bersaing," katanya.

H. Zuelkifli kemudian membuka secara resmi program Kampus Merdeka. Acara dihadiri Dandim 1607/Sumbawa, Kapolres Sumbawa dan perwakilan dari OPD dan sejumlah Dosen dan mahasiswa UTS.(***)

0 komentar:

Posting Komentar