Dikes Loteng Gelar Sosialisasi STBM di Desa Durian

Praya-Journalntb.com-Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah melalui UPTD Puskesmas Langko menggelar sosialisasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (TPBM) 5 Pilar, Senin (12/10) di Dusun Berombok, Desa Durian, Kecamatan Janapria.

Kegiatan tersebut melibatkan Kader setempat, dan puluhan masyarakt sebagai peserta sosialisasi 5 pilar tersebut. Sebelumnya kegiatan serupa juga dilakukan di 2 Dusun yaitu Dusun Penjon, dan Bangke.

Salah seorang petugas utusan UPTD Puakesmas Langko, Ibu Wiwin yang juga sebagai narasumber, dalam paparannya menjelaskan apa itu STBM.

STBM adalah pendekatan untuk mengubah perilaku higienis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara pemicuan. Sedangkan Pilar STBM adalah perilaku higienis dan saniter yang digunakan sebagai acuan dalam penyelenggaraan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

Selain itu, Dia juga memapar detail 5 Pilar STBM ditujukan untuk memutus mata rantai penularan penyakit dan keracunan. Adapun 5 Pilar STBM yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1.Stop Buang Air Besar Sembarangan, kondisi ketika setiap individu dalam suatu komunitas tidak lagi melakukan perilaku buang air besar sembarangan yang berpotensi menyebarkan penyakit.

2.Cuci Tangan Pakai Sabun, perilaku cuci tangan dengan menggunakan air bersih yang mengalir dan sabun.

3.Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga, melakukan kegiatan mengelola air minum dan makanan di rumah tangga untuk memperbaiki dan menjaga kualitas air dari sumber air yang akan digunakan untuk air minum, serta untuk menerapkan prinsip higiene sanitasi pangan dalam proses pengelolaan makanan di rumah tangga.

4.Pengamanan Sampah Rumah Tangga, melakukan kegiatan pengolahan sampah di rumah tangga dengan mengedepankan prinsip mengurangi, memakai ulang, dan mendaur ulang.

5.Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga, melakukan kegiatan pengolahan limbah cair di rumah tangga yang berasal dari sisa kegiatan mencuci, kamar mandi, dan dapur yang memenuhi standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan yang mampu memutus mata rantai penularan penyakit.

Usai penyampaian materi peserta diajak berdiskusi terkait materi dan sekelumit tentang kebiasaan-kebiasaan yang selama ini dinalai menyalahi anjuran kesehatan, umumnya tentang kebiasaan membuang sampah sembarangan.(Sh/M)

0 komentar:

Posting Komentar