Menuju Pilkada Sehat, Polres Sumbawa Gelar "Satu Jam Bersama Di Pojok Rungan Samawa"


Sumbawa.journalntb.com - Kepolisian Resort Sumbawa (Polres Sumbawa) menggelar diskusi pilkada sehat di masa pandemi covid-19, pada Rabu malam (07/10/2020) di aula Sumbawa Grand Hotel. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra S.IK., Dandim 1607 Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos.M.tr (Han),Kajari Sumbawa Iwan Setiawan, SH M.Hum, Staf ahli Bupati Ir. H. Zulkifli, Ketua KPU Kab. Sumbawa M. Wildan, M.Pd bersama Komisioner, Ketua Bawaslu Kab. Sumbawa Samsi Hidayat, S.IP, Paslon dan tim sukses masing - masing.

kegiatan tersebut diawali dengan Pemutaran selayang pandang tentang pelanggaran Pilkada di wilayah Kalbar yaitu keterlibatan ASN, launcing lomba Kampanye sehat di NTB, dan komitmen bersama seluruh Paslon mematuhi protokol kesehatan Covid 19.
selanjutnya, Pemutaran Video pelanggaran kampanye yang telah dilaksanakan oleh masing - masing Paslon oleh Bawaslu Kab. Sumbawa.

Ketua KPU Kabupaten Sumbawa, M. Wildan M.Pd .mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan guna mengulang kembali tentang kegiatan kampanye selama 10 hari ini.
dirinya mengaku, banyak ditemukannya pelanggaran kampanye oleh Paslon dan telah dilakukan peneguran oleh pihak Panwas.
"kami meminta kepada seluruh Paslon agar lebih taat tentang aturan kampanye dan taat dengan protokol kesehatan untuk keselamatan kita semua', pinta M. Wildan.

Dikatakannya, dalam hal melakukan kampanye agar dilengkapi dengan STTP dan jika dalam pengumpulan orang tidak dilengkapi dengan STTP maka kami berhak melakukan peneguran maupun pembubaran.

"terkait dengan kampanye di media cetak yang dimulai tanggal 22 November, kami melakukan pemantauan dan bekerja sama denga media cetak dan elektronik" tegas Ketua KPU Sumbawa.

hal senada dikatakan Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra S.IK, bahwa selama 10 hari  berjalan tahapan kampanye, pihaknya mengapresiasi seluruh Paslon telah menjaga Kamtibmas. terkait hasil evaluasi dari Bawaslu semoga menjadi evaluasi bersama baik Paslon, pihak keamanan, maupun panwas. namun yang paling ditekankan adalah tentang Lomba Kampanye Sehat.

"kegiatan kampanye sehat akan diranking dan diberikan hadiah bagi pemenangnya.
terhadap adanya pelanggaran kampanye, kami melalui Tim Gakumdu akan melakukan gelar pada setiap pelanggaran sehingga dapat ditentukan jenis pelanggaranya yaitu tipilu atau pidana", terang Kapolres Sumbawa.

menanggapi hal tersebut, Paslon Nomor 1, yakni Calon Wakil Bupati Dr. H.M. Ikhsan, MPd mengaku bahwa Paslon Husni - Ikhsan sebelum kampanye melakukan konsolidasi tentang protokol kesehatan sehingga Paslon kami tidak mendapatkan teguran dan kami sangat patuh terhadap protokol kesehatan.

"Paslon no 1 yang pertama kali menggunakan kampanye dengan metode Daring", tukasnya.

Tim Paslon no 5 pasangan Jarot - Mokhlis yang diwakili Ketua Rim Relawan Andi Rusni, SE M.Si mengatakan, sejak dilaksanakannya kampanye, Paslon nomor 5 telah mematuhi protokol kesehatan dan pihaknya yakin bahwa seluruh Paslon bersama Timnya telah melakukan protokol kesehatan serta menyediakan masker untuk simpatisan dan pendukungnya.

"perlu adanya komitmen bersama untuk menjaga kondusifitas daerah" imbau Andi Rusni.

Paslon No. 3, Calon Bupati Ir. Talifuddin, M.Si mengatakan, masing-masing wilayah banyak ditemukan masyarakat yang tidak memakai masker dan kami telah menyediakan masker. selama kampanye belum pernah dilakukan peneguran oleh panwas, karena kami patuh dengan protokol kesehatan, tegas Ir.Talif.

Paslon Nomor 4,Calon Bupati Drs. H. Mahmud Abdullah, menegaskan bahwa sejak ditandatanganinya komitmen mentaati Protokol Kesehatan, kami rasa seluruh Paslon telah mematuhi protokol dengan mengedepankan kesehatan masyarakat yang utama.

"Jika sudah menjadi komitmen bersama maka akan kita laksanakan bersama. untuk menghindari adanya kerumunan massa, kami imbangi dengan kampanye sistem daring", tukas Haji Mo.

sementara Paslon Nomor 2 diwakili Tim Koalisi pemenangan, mengaku mendapatkan teguran dari panwas dan pihaknya telah melaksanakan teguran tersebut.

terkait penerapan Protokol Covid-19 pasangan nomor 5 telah mematuhinya dan di setiap kegiatan kami laksanakan.

"banyak simpatisan dan pendukung yang membludak datang namun kami sangat terbantu dengan keberadaan panwas dan pihak keamanan", ujarnya.

menyikapi kondisi itu, Dandim 1607 Sumbawa Letkol Kav. Rudi Kurniawan, S.Sos M.Tr (Han) dengan tegas mengatakan bahwa TNI / POLRI netral. 

"kami mohon tidak melibatkan TNI POLRI dalam mencari simpati masyarakat karena jika terselip bisa menjadi fatal", pinta Dandim.

sedangkan Kajari Sumbawa Iwan Kurniawan SH, M.Hum menekankan kepada seluruh Paslon beserta Tim dan pendukungan masing-masing paslon untuk menghindari adanya pelanggaran kampanye yang berujung tindak pidana.

"kami yakin seluruh Paslon bersama Tim dan simpatisannya mematuhi aturan kampanye. Kami yakin Sumbawa akan memiliki pemimpin yang membawa ke arah yang lebih maju lagi", tukas Kajari.

sementara Ketua KPU Sumbawa kembali menegaskan bahwa Pilkada Sumbawa memiliki jargon Pilkada Sumbawa PANDAI.
terkait jadwal kampanye dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan rakor dengan mengundang Paslon maupun tim, tandas M. Wildan.(***)

0 komentar:

Posting Komentar