Pro, Kontra pembangunan Klinik Buana Medika Desa Babussalam. Menunggu kesadaran masyarakat.


Lombok Barat, Journalntb.com-
Terkait di bangunnya Klinik Kesehatan Buana Medika di Desa Bhabussalam Kecamatan Gerung Kabupaten  Lombok Barat menuai pro dan kontra kepada masyarakat setempat. Ini terjadi karena ada beberapa tokoh masyarakat yang masih belum faham terkait fungsi dari keberadaan klinik tersebut. Pembangunan perkembangan Kota Gerung Lombok Barat akan terus meningkat, apalagi di area pusat pemerintahan Kabupaten Girimenang tersebut.
4
Melihat terus berkembangnya pembangunan daerah yang terus melaju  tidak menutup kemungkinan sarana dan prasarana di masyarakat sangat di butuhkan, seperti sarana kesehatan untuk masyarakat " Klinik Kesehatan Buana Madika," yang di bangun oleh pemilik guna membantu masyarakat setempat. Tapi hingga kini perjuangan harus terus berlanjut.

Kades Babussalam Mohamad Zaini SP menjelaskan terkait masalah ini,  " sebenarnya dengan adanya Klinik itu warga sangat di untungkan kedepannya. Karena menurut saya Desa  Babussalam kedepan butuh sarana kesehatan di luar rumah sakit.
Ribetnya pelayanan rumah sakit menjadikan masyarakat harus memilih alternatif di  tempat lain. Jika ada Klinik ini kan warga dimudahkan. Terang Kades.

Terkait polemik yang terjadi di lahan milik Klinik tersebut
Kepala Desa Babussalam mengajak warga dan tokoh masyarakat serta pemilik Klinik untuk melakukan  musyawarah serta sekaligus melakukan sosialisasi  terkait masalah ini. Di Kantor Desa Babussalam Senin (05/10/2020). 

Kami sudah mengundang 150 warga masyarakat  yang pro maupun yang kontra untuk datang ke kantor desa, malah yang datang hanya 16 orang sedangkan yang kontra kemarin malah  tidak ada yang hadir. Ini kan membingungkan, Jelas Kades. Di depan awak media. Rabu (07/10/2020) di kantor desa.
 

Disisi lain pemilik Klinik Kesehatan  Buana Medika
I Made Sembah Subakti saat di konfirmasi media menjelaskan,  kami ini membangun sarana kesehatan murni untuk masyarakat khususnya Desa Babussalam. Untuk itu masyarakat tak perlu kuwatir tidak ada tendensi kami untuk bisnis murni, karena kami akan memberdayakan masyarakat khususnya masyarakat setempat untuk SDM nya. Dan kami selama ini sudah mendapatkan ijin untuk membangun. Jelas Made.

Permasalahan yang masih berjalan akan menemukan titik terang apabila semuanya menyadari tentang kepentingan yang di butuhkan oleh masyarakat luas. Meski dalam perjalanannya penuh dengan rintangan.  

Kabid Tata Ruang  Pekerjaan Umum ( PUTR) Lombok Barat NTB  Lalu Sudiana menerangkan, sebenarnya pembangunan Klinik di Desa Babussalam tidak menyimpang dari program tata ruang daerah karena di wilayah tersebut  memang boleh diperuntukkan untuk pembangunan fasilitas umum seperti Klinik Kesehatan tersebut. Terangnya Sudiana.

Pembangunan Klinik Kesehatan yang masih menjadi pro dan kontra di Desa Bhabussalam akan menemukan titik terang apabila semua element masyarakat bersama pemerintah daerah bersama-sama menjadi satu misi untuk pembangunan dan kemajuan masyarakat yang tentunya tanpa harus di tunggangi oleh pihak ketiga yang ingin memanfaatkan situasi demi kepentingan diri sendiri.( SHN-FJR).

0 komentar:

Posting Komentar