Satu Rumah di Jereweh Desa Belo Hangus Terbakar Akibat Tersambar Petir


Sumbawa Barat.journalntb.com- Salah satu rumah milik warga Supardi di Rt. 02 Dusun Belo Desa Belo Kecamatan Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) hangus terbakar akibat tersambar petir, pada Senin (23/11/2020). 

Kepala Desa Belo Jereweh, Kaharuddin, S.Hi.,M.Pd ditemui wartawan Magaparang News, membenarkan adanya kejadian tersebut. Petir menyambar rumah milik Supardi warga Rt. 02 Dusun Belo yang berukuran 4 x 6 meter.

" Kejadiannya senin sore sekitar pukul 16.15 wita petir menyambar salah  rumah warga di Desa kami, beruntung Supardi pemilik rumah saat kejadian kebakaran tidak berada dirumah. Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material pada rumah yang terbakar," ungkap Kepala Desa Belo Kaharuddin, S.Hi., M.Pd dikediamannya.

Meski tidak ada korban jiwa, Kades Belo meminta warganya untuk tetap mewaspadai tragedi serupa. Apalagi beberapa waktu terakhir cuaca ekstrem kerap melanda.

" Semoga Supardi alia Belo diberi ketabahan dan kesabaran atas musibah kebakaran yang sedang menimpanya saat ini, kami sangat prihatin kepada nasib warga dan kami dari pihak pemerintahan Desa Belo sudah melaporkan kedinas terkait," pungkas Kades Kahar.

Menurut keterangan salah satu warga Desa, bahwa dugaan sementara kebakaran tersebut di akibatkan oleh adanya sambaran petir yang ke arus pendek listrik, yang kemudian mengeluarkan percikan api.

" Saat mengeluarkan percikan,  seketika kemudian menjalar ke atap rumah sehingga menimbulkan api. Api langsung membesar karena bangunan berkonstruksi kayu dan mengakibatkan rumah hangus terbakar," jelas warga.

Api baru dapat dipadamkan pada pukul 17.10 wita dengan bantuan para warga yang berada di sekitar lokasi dengan alat bantu seadanya, rasa panikpun terlihat dari tetangga rumah yang berdekatan dengan lokasi kebakaran.

Syukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan pemilik rumah hingga kebakaran berhasil dipadamkan belum ada ditempat karena masih berada di 
laut pergi menyelam. Informasi dari warga bahwa istri Supardi masih berada di luar negeri merantau jadi TKW.

Kerugian ditaksir bernilai puluhan juta rupiah, seperti alat-alat dapur kisaran 4 juta, spring bed 7 juta, 1 unit rumah panggung 25 juta dan mesin traktor 25 juta. (Red)

0 komentar:

Posting Komentar