Diskusi Terbuka Gubernur NTB Bersama Investor, Gubernur Berjanji Lindungi Investor.


Mataram---JournalNTB.com,
Keterbukaan dan etikat baik ditunjukkan Pemprov NTB dalam menangani permasalahan investasi. Hal ini berkaitan  dengan menerima kedatangan rombongan NTB Solution Centre  di Kantor Gubernur, Jumat (18/12/2020).

Gubernur NTB Dr. Zulkiflimansyah menerima kedatangan Investor untuk NTB, Akke M. Draijer-de Jong B.A asal negara Belanda bersama tim  NSC untuk diskusi terbuka terkait " Pengembangan Ekonomi NTB berbasis Kerjasama Bisnis dengan Investor." di Kantor Gubernur Mataram. Pertemuan hari ini juga di hadiri oleh Hj. Niken Saptarini Widyawati, SE.MSC,  Kepala Badan Inspektorat Prov.  Ibnu, Kepala DPM & PTSP Prov. NTB Ir. Mohammad Rum, M.T. serta Karo Humas Pemprov. NTB. Nazamudin Azmi.


Beberapa point yang menarik dalam pembahasan mereka adalah perlindungan terhadap hak Investor serta pendampingan dari dinas terkait, terhadap berbagai  bisnis yang mereka  kembangkan di Bumi Samawa ini.

Dalam hal ini Investor meminta kepada Gubernur selaku pejabat nomor satu di Nusa Tenggara Barat, memberikan perlindungan terhadap kegiatan yang mereka lakukan. Karena banyak dari investor  yang mengalami masalah di masyarakat. Benturan konflik itu yang seharusnya pemerintah daerah segera merespon dengan cepat agar investor di NTB merasa aman dan nyaman untuk ber investasi. Jangan sampai mereka gagal berinvestasi hanya karena konflik dengan patner bisnis lokalnya atau gangguan sosial di masyarakat  sehingga Invertor lari meninggal NTB dan tidak mau lagi datang ber investasi, karena kapok merasa tidak terlindungi. Langkah penting harus dilakukan untuk mewujudkan program NTB Gemilang serta menyongsong keberhasilan KEK Mandalika dan suksesnya MOTOGP tahun mendatang. Disinilah dunia menunggu.


Dalam pertemuan itu Gubernur menyampaikan, " Kita sudah punya Komite Koordinasi Investasi yang menangani masalah seperti ini. Maka dari itu dengan pertemuan kali ini saya merespon baik, dan terima kasih telah datang menyampaikan aspirasinya, komite ini akan kita optimalkan." Terang Gubernur.

Komite Koordinasi Investasi sendiri di motori oleh Ir. Mohammad Rum, M.T. yang bertanggung jawab terhadap kenyamanan dan keamanan investor, meski pihaknya harus berkolaborasi dengan setakeholder yang lain seperti Inspektorat, TNI, Polri dan yang lain. " Tugas itu memang ada di tangan kami, dalam hal ini Pemprov menyambut baik, sikap terbuka NSC dan selanjutnya kita matangkan lagi " breakdown" permasalan yang dihadapi, lengkap dengan data lokasi investasi dan lain-lain." Jelas Rum.

Sementara kami 
Pihak Pemerintah Provinsi memiliki tim yang memang menjadi pendamping para investor di lapangan. Lanjut Moh. Rum.

Dalam pertemuan tersebut Para investor disarankan untuk menjalin kerjasama terlebih dahulu dengan dinas di tingkat provinsi sebelum ke pemda kabupaten.

Dr. Nurlaila Kemal Hasyim aktivis senior yang mendampingi investor mengungkapkan bahwa, " tujuan para investor mengadu ke Gubernur ini hanya meminta perlindungan dan perhatian dari pemerintah agar investasi yang di tanamkan di NTB bisa berjalan lancar. Dan tidak merugi sehingga dapat menguntungkan kedua belah pihak. " Ungkap Nurlaila dengan penuh harap.

Investor-investor yang saya dampingi ini begitu perhatian terhadap masyarakat. Peran mereka juga banyak, bukan hanya untuk bisnis tapi juga untuk kepentingan sosial masyarakat. Ini yang harus di lindungi. Tambah Nurlaila.

Disisi lain Siti Aishah Mohamed Investor untuk NTB sekaligus Consultant asal Singapore sebagai Ketua NSC ( NTB Solution Centre) saat di temui wartawan di kantornya mengatakan, jika peran pemerintah pada keberadaan para investor sangat penting agar kami bisa nyaman dan aman bekerja disini. Karena kesuksesan kami juga untuk masyarakat NTB. Demikian Aishah.( SHN-FJR).

0 komentar:

Posting Komentar