MIO Indonesia Resmi Bermitra Dengan Dewan Pers

Jakarta,journalntb.com- Media Independen Online (MIO) Indonesia resmi bermitra dengan Dewan Pers Republik Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan kesekjenan MIO Indonesia ke Kantor Dewan Pers Republik Indonesia pada Rabu (30/12) siang.

"Sebagai organisasi yang taat hukum, kami melapor kepada Dewan Pers sebagai pucuk dari pers di Indonesia," ujar M. Junaid Kamaruddian selaku Sekretaris Jendral MIO Indonesia.

Dewan Pers sangat mendukung berdirinya MIO Indonesia sebagai bentuk dalam menjawab kebutuhan media online yang sudah lama berdiri namun mengalami kendala hukum. MIO Indonesia siap memenuhi syarat dan permintaan Dewan Pers dalam melancarkan kemitraan ini ke depannya.

"Dewan Pers telah menerima surat MIO Indonesia dan selanjutnya akan diagendakan pertemuan," ungkap Franz X. Watu selaku Wakil Sekretaris Jendral bidang eksternal yang mendampingi Sekretaris Jendral.

Lebih lanjut, Franz mengatakan, MIO Indonesia sudah siap melayani seluruh media online di Indonesia. Bergabung dengan MIO Indonesia akan lebih terlindungi secara hukum serta disiplin. 
Sekretaris Jendral Media Independen Online Indonesia (MIO Indonesia) M. Junaid Kamaruddin didampingi Wasekjend Franz X. Watu secara resmi melaporkan keberadaan organisasi MIO Indonesia kepada Dewan Pers.

"Kami melaporkan kepada Dewan Pers dan siap melaksanakan segala persyaratan yang diminta Dewan Pers untuk menjadi konstituen," ujar Junaid.

Dijelaskan, sebagai langkah awal pemberitahuan kepada Dewan Pers, MIO Indonesia melampirkan akta notaris, AHU Kemkumham, AD/ART, personil Pimpinan Nasional serta ditingkat provinsi. 

Usai tahun baru, lanjut Junaid akan dilaporkan media yang tergabung di MIO seluruh Indonesia. Selain Dewan Pers, keberadaan MIO juga akan dilaporkan ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham) serta Kesbangpol Kementrian Dalam Negeri.

"Insya Allah segala persyaratan administrasi organisasi yang diminta instansi tersebut dapat kami penuhi minggu pertama awal tahun 2021," pungkas pemilik media SwaTani ini.(red)

0 komentar:

Posting Komentar