Relawan MM dan HBK Anggota DPR RI Bebaskan Penderitaan Munakip Warga kelurahan Jontlak.


Praya,Journal NTB.Com-
Tuntas sudah penderitaan Amak Munakip (45) warga Kelurahan Jontlak Praya Tengah kabupaten Lombok Tengah setelah Selama kurang lebih sebulan lamanya Amaq Munakip dan dua kepala rumah tangga lainnya tak bisa keluar masuk rumahnya lantaran gang jalan menuju rumahnya di tembok oleh pemiliknya yakni Suparman (59)  Warga sama. Tembok  setinggi 1,5 meter terpaksa ditembok oleh Suparman (pemilik tanah Red) karena ingin dibayar oleh Munakip Cs. Untuk melalui keluar masuk Munakip dan kekuarga lainya terpaksa naik tangga untuk keluar setiap harinya. Pemilik Tanah Suparman hanya mau membuka jalan jika tanahnya dibayar dengan harga Rp.5 juta meski tanah itu luasnya kurang lebih 15 kali satu meter. Rekawan HBK dan Tim Maiq Meres Langsung cepat bergerak berikan bantuan untuk membebaskan tanah itu.

Wakil Sekretaris DPC partai Gerindra Kabupaten Lombok Tengah yang juga juru bicara Maiq Meres L. Amrillah menegaskan, 
Kasus tiga keluarga keluar masuk rumahnya dengan menggunakan tangga yang viral di media sosial itu membuat H.Bambang Kristiono anggota DPR RI Dapil Lombok langsung tergerak hati untuk membantu sesama. Wakil Ketua Komisi I itu mengeluarkan dana Rp. 5 Juta untuk membebaskan tanah seluas kurang lebih 15×1 meter ini " Kader HBK yang juga DPR RI itu  telah memerintahkan Tim nya untuk survei terlebih dahulu guna mengetahui secara pasti permasalahan yang ada dan setelah tahu duduk masalahnya, beliau langsung menyumbang dana Rp.5 Juta dan diserahkan oleh Ketua Tim HBK Peduli Loteng kepada Pemilik Tanah Suparman disaksikan Lurah Jontlak, Babinkantibmas, Babinsa, pihak Kecamatan, Kaling dan RT Tiwu Buak Kelurahan Jontlak" jelas Amrillah ke media.

Penandatanganan surat pembebasan tanah dilakukan di Kantor Kelurahan Jontlak Kecamatan Praya Tengah. Hadir juga yang mewakili Relawan Maiq Meres L.Martawijaya.

Selain bantuan dari HBK, bantuan dana juga datang dari para relawan Maiq Meres. Dana itu merupakan bentuk solidaritas dari para relawan atas nasip yang dialami oleh tiga kepala keluarga itu. " ya berkat kerja sama kita semua Alhamdulillah pak HBK tidak pernah ketinggalan membantu sesama yang mengalami kesusahan, kami juga dari relawan Maiq Meres juga urunan, dan Alhamdulillah terkumpul Rp. 5 juta dan sudah diserahkan sebagian, sisanya besok" bebernya.

Usai penandatanganan berita acara pembebasan lahan, Tim HBK dan Relawan Maiq Meres serta Lurah dan jajarannya, Babinsa dan Babinkantibmas bersama pemilik tanah langsung merobohkan tembok pembatas tersebut. Tentunya dengan telah dirobohkan maka persoalan tanah tidak ada lagi kini tiga Kepala Keluarga yakni Munakip, Zainuddin dan Ahmad Fatoni alamat, Lingkungan Tiwubuak Jontlak itu bisa bernapas lega. "Tadi pihak Munakip dan yang lainnya sangat bahagia dan berterima kasih kepada semua pihak Yang telah Peduli kepada dirinya dan keluarganya terutama kepada Bapak HBK dan Relawan Maiq Meres" jelasnya.

Sementara itu LM Rafi'i mewakili  pihak kelurahan  Jontlak memohon maaf atas lambannya penyelesaian Maslaah itu akibat tarik ulur harga tanah milik  Suparman karena tarik ukur soal harga.  Rapi'i juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian bapak HBK dan relawan Maiq Meres serta semua pihak yang telah membantu menyelesaikan masalah warganya itu" ungkap  Rafi'i.

Lanjut Lalu Amrillah HBK maupun dari relawan juga berpesan agar dana yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya termasuk sisa dana dari pembebasan tanah itu untuk kebutuhan tiga kepala keluarga itu baik untuk berusaha maupun memperbaiki rumahnya. "Jangan lihat dari besar kecilnya bantuan itu tapi lihatlah dari keikhlasan dan kepeduliannya atas penderitaan masyarakat kita terutama masyarakat miskin, sebab seandainya mereka kaya mungkin tak perlu uluran tangan kita semua" tutupnya. Semoga tidak ada lagi kasus seperti ini di Lombok  Tengah. (Rdi)

0 komentar:

Posting Komentar