Anggota KP3 Tano Berhasil Jaring 28 orang Melanggar Prokes Covid-19

Sumbawa Barat.journalntb.com-
Kepolisian Sektor KP3 (Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan) Poto Tano melaksakan Operasi Yustisi penegakan protokol kesehatan Covid-19, sebagai Implementasi Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang peningkatan pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan. Diarea pelabuhan Poto Tano, Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat. Minggu (24/1/2021).

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono Sik,.MH, melalui Paur Subbag Humas IPDA Eddy Sobandi,S.Sos mengatakan, Operasi Yustisi juga dicantumkan dalam Perda Provinsi NTB Nomor 7 Tahun 2020 dan Peraturan Kepala Daerah Kabupaten Sumbawa Barat Nomor 41 Tahun 2020 .

"Dalam operasi yustisi penegakan Prokes Covid-19 gabungan TNI-Polri yang piket dipelabuhan Poto Tano,bagi masyarakat tidak mengikuti Prokes Covid-19 akan terjaring dan diberikan sanksi berupa denda,sosial dan teguran"ujarnya.

Sementara itu, petugas gabungan TNI-Polri mendapatkan pengguna jalan tidak memakai masker akan terjaring operasi yustisi Prokes Covid-19, berikut jumlah masyarakat yang terjaring,
1.Sanksi Denda : nihil.
2. Sangsi Sosial : 11 Orang ( menyapu dan push up ).
3. Sangsi Teguran : 17 Orang.

Selain petugas memberikan sanksi juga memberikan himbauan agar tetap mentaati protokol kesehatan yang sudah di atur oleh pemerintah, untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona Disease (Covid19) diwilayah Kabupaten Sumbawa Barat.

"Yakni membiasakan 4M,(Mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, Memakai masker,Menjaga jarak dan Menghindari kerumunan)dan jaga kondusif Wilayah dari gangguan Kamtibmas"pungkasnya.(Rozak)



0 komentar:

Posting Komentar