Bupati Lobar NTB, Ciptakan lingkungan Bersih Sambut Pariwisata, Go...Sampah.


Lombok Barat----Journalntb.com,
Bupati Lombok Barat Nusa Tenggara Barat H. Fauzan Khalid meminta kepada warga Lombok Barat untuk tidak membuang sampah di sungai serta lebih mengedepankan agar warga masyarakat membuang sampah di tempatnya. Hal ini di sampaikan Bupati pada acara  peletakan batu pertama pembangunan " Destinasi Wisata Berbasis Kerajinan Lingkungan dan Kuliner " di Desa Gunungsari Kecamatan Gunungsari. Minggu ( 10/01/2021).

" Persoalan sampah tidak bisa diselesaikan di hilir, persoalan sampah tidak akan bisa diselesaikan oleh aparat saja jadi persoalan sampah harus kita selesaikan bersama-sama, persoalan sampah harus diselesaikan sampai ke  hulunya. Hulunya  adalah masyarakat. Jadi harus bersama- sama dalam mengatasi masalah sampah. Mari kita bersama-sama cintai lingkungan dan jangan membuang sampah di sembarangan tempat." Jelas Fauzan.

Bupati melanjutkan, kita harus dukung pembangunan Destinasi Wisata Berbasis Kerajinan Lingkungan dan Kuliner ini dalam rangka menyambut pembangunan NTB Gemilang berbasis pariwisata. Sebab Kabupaten  Lombok Barat adalah pintu gerbang pariwisata di NTB. Tambahnya.

Tujuan pembangunan tempat pariwisata adalah tujuan baik  yang harus di dukung oleh semua pihak meski ada beberapa orang yang mungkin tidak seirama dalam pendapat. 

Dalam acara ini H. Ichsan Kades Desa Tamansari mengatakan, bahwa pembangunan  destinasi wisata ini dalam rangka menyongsong dua pembangunan besar di Kecamatan Gunungsari yaitu Bendungan Meninting dan tempat wiasta Bukit Cacing. Karena dua tempat wisata tersebut  di harapkan bisa memberi dampak positif  pada tempat yang kita bangun sekarang ini. Ungkap Ichsan.

Dalam kesempatan yang sama Ketua DPRD Lombok Barat Hj. Nurhidayah SE yang ikut menghadiri acara tersebut kepada wartawan mengungkapkan, dirinya sangat mendukung kegiatan ini sebab  program ini akan memberi keuntungan bagi masyarakat Desa Gunungsari. Yang paling penting lagi adalah  menciptakan lingkungan yang bersih terutama di saluran sungai. Ungkap Nurhidayah.

Pembangunan ini di perkirakan menghabiskan anggaran  sampai limaratus juta rupiah, dana tersebut sebagian  di alokasikan dari Dana Desa 75 juta rupiah. Selain itu juga dari dana yang lain. 

Ketua Komunitas pecinta lingkungan Desa Taman Sari M. Ridwan yang membawahi  " Taman Sari Green NTB"  mengatakan, 
Tempat di bantaran sungai ini kita wujudkan menjadi distinasi wisata. Bukan hanya di bersihkan dari sampah saja tapi, dari kegiatan ini kita juga memberikan edukasi cinta lingkungan terhadap masyarakat, khususnya yang berada di pinggir-pinggir sungai. Terang Ridwan.

Sakinah Bule WNI asal Jerman juga ikut hadir Di Acara ini. Kali  ini dirinya sangat senang sekali dengan adannya kegiatan  seperti ini. " Program ini sangatlah bagus untuk perkembangan pariwisata dan kebersihan lingkungan. Kami juga akan membantu untuk meng expose pariwisata NTB keluar negeri.
Jelas Ketua Yayasan Lombok Ocean Care dengan bicara bahasa Indonesia yang lancar.

Hadir pula dalam acara ini Mahasiswa Unram, Ketua DPRD Lombok Barat, Kepala Dinas Pariwisata Lobar, TNI, Polri, Masyarakat Desa Gunungsaru serta  beberapa element masyarakat pecinta lingkungan di NTB.( Fajar, NTB).

0 komentar:

Posting Komentar