Kapolsek Seteluk,Masyarakat Yang Tidak Taati Prokes Covid-19 Akan Ditindak Tegas

Sumbawa Barat.journalntb.com-
Dalam rapat Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) di Tingkat Kecamatan Seteluk membahas pencegahan penyebaran Corona Virus Disease tahun 19 (Covid-19) diwilayah Kecamatan Seteluk.Bertempat Aula Kantor Camat Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat.Selasa (26/1/21) pukul 09.30 wita.

Sambutan Camat Seteluk Taufik Hikmawan,S.Psi,.M.Si mengatakan, terkait jumlah warga Seteluk yang terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 20 orang,bahwa Covid -19 itu ada, terdapat banyak gejala yang harus kita ketahui salah satunya adalah sesak napas dan demam tinggi.

"Kepada Kepala Desa Se- Kecamatan Seteluk terkait sosial budaya di tengah-tengah masyarakat untuk mengadakan kegiatan hajat/resepsi agar di batasi jumlah pengunjung serta taat protokol kesehatan.Dan masing-masing kepala Desa agar di setiap Desa membuat Satgas pencegahan covid 19" harapannya.

Kapolsek Seteluk IPTU Mulyadi,S.Sos melalui Paur Subbag Humas IPDA Eddy Sobandi,S.Sos mengatakan, dalam musyawarah ini hadiri Camat Seteluk Taufik Hikmawan,S.Psi,.M.Si,Danramil 1628-03/Seteluk Kapten Inf Nyoman Mandi,Kepala Desa Se - Kecamatan Seteluk.Kepala PLH Kecamatan Seteluk dan Staf Kecamatan Seteluk.

Kapolsek Seteluk IPTU Mulyadi,S.Sos mengatakan,TNI-POLRI adalah garda terdepan untuk memberi himbauan kepada masyarakat terkait covid - 19. Menghimbau kepada Kepala Desa agar benar-benar serius untuk memerangi Covid - 19 di masing- masing Desa diwilayah Kecamatan Seteluk. Agar kepala Desa masing-masing wilayah untuk mengkontrol setiap kegiatan yang ada di masyarakat agar tetap berkoordinasi, membatasi jumlah serta tetap taat protokol kesehatan.

" Apabila ada warga yang melawan dan tidak taat dengan himbauan ataupun aturan segera berkoordinasi akan kita bubarkan sesuai dengan aturan yang berlaku."tegas Mulyadi

Terkait dengan gejala-gejala dan ciri dari covid 19,apabila ada warga yang terindikasi agar segera di isolasi mandiri sambil melakukan pemeriksaan oleh Tim dinas kesehatan.Mungkin bulan februari vaksin mulai masuk ke pulau Sumbawa.
Agar masing-masing kepala Desa beserta Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk mendata warga yang akan di vaksin,mulai dari sekarang di siapakan.

Danramil 1628-03/Seteluk Kapten Inf Nyoman Mandi menambahkan,Terkait Covid 19 apabila kepala Desa ada kendala di tengah-tengah masyarakat, agar segera di komunikasikan dengan pihak Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Di himbau kepada masyarakat terkait vaksin untuk tidak takut dan tidak mudah mendengar berita Hoax karena program ini sudah menjadi tanggung jawab pemerintah melalui proses dan mekanisme yang terukur.

"Terkait Vaksin apabila dilakukan Vaksinasi kepada masyarakat terlebih dahulu, Tim medis tetap melakukan prosedur melalui  pemeriksaan kesehatan dulu baru di berikan vaksin."kata Mandi

Kepala PLH Pukesmas Seteluk Dr. Atika mengatakan.Tim kesehatan bukan garda terdepan dalam menangani Covid -19 namun garda terakhir sebagai bentuk perawatan, namun masyarakatlah sebagai garda terdepan sebagai bentuk pencegahan agar benar-benar taat dengan protokol kesehatan.

"Pukesmas Kecamatan Seteluk sampai saat ini masih di buka namun tidak melakukan Rawat Inap untuk yang sakit.Covid 19 di kenal sebagai penyakit sejuta wajah karena banyak sekali gejala-gejala yang timbul.Jumlah Pasien Positif berjumlah 20 orang dan di katakan sembuh sebanyak 7 orang" terangnya.

Terkait dengan Vaksin sudah melalui BPOM namun tidak bisa dikatakan aman 100 % di karenakan ada juga penderita penyakit yang tidak bisa di vaksin.Dan juga bagi seperti ibu hamil dan menyusui , terkonfirmasi Covid19 tidak boleh divaksin.(Rozak)


0 komentar:

Posting Komentar