Operasi Lilin Rinjani 2020 Ditutup dengan Berbagi Bansos Prokes


Mataram,Journal NTB.Com-Operasi Lilin Rinjani 2020 telah berlangsung sejak tanggal 21 Desember 2020 hingga hari ini, 4 Januari 2021. Target operasi adalah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan mewujudkan Kamtibmas yang mantap dan kondusif dalam pelaksanaan ibadah Natal serta Tahun Baru, dan terciptanya Kamseltibcarlantas demi menurunkan jumlah fatalitas korban kecelakaan. 

Selama berlangsungnya Operasi Lilin Rinjani 2020 data terkait kecelakaan laka lantas tercatat sejumlah 24 kejadian, terjadi penurunan 4 kejadian jika dibandingkan dengan tahun 2019 sebanyak 28 kejadian atau mengalami penurunan sebesar 14,29%. Berdasarkan fatalitas korban laka lantas pada tahun 2020 korban meninggal dunia sebanyak 10 org, luka berat 4 org dan luka ringan sebanyak 22 org, sedangkan untuk tahun 2019 korban meninggal dunia 9 org, luka berat 6 org dan luka ringan 35 org. 

Kepolisian bersama otoritas terkait  telah menggelar operasi yustisi protokol kesehatan skala besar. Demikian dijelaskan Kombes Pol Noviar, S.I.K, Direktur Lalu Lintas Polda NTB pada Senin, 4 Januari 2021 di Mataram. " Kepolisian ingin memastikan semua tempat mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, khususnya di Gereja pada perayaan Natal kemarin, tempat - tempat wisata, tempat belanja, dan di berbagai titik keramaian lainnya" demikian Noviar. 

" Kami (Kepolisian)  tidak hanya menggelar himbauan dan penindakan dalam Operasi Lilin Rinjani 2020 ini, tetapi juga menggelar pembagian bansos kepada para pihak yang membutuhkan. Di hari terakhir ini, kami khusus memberikan Bansos berupa Paket Protokol kesehatan Covid-19 kepada masyarakat di beberapa titik lokasi Operasi " tambah Dirlantas Polda NTB ini. 


Kombes Pol Noviar juga menegaskan agar masyarakat berpikir cerdas di era Covid-19 ini terkait bagaimana berkendara yang baik serta tetap menaati aturan berlalu Lintas dan Protokol kesehatan Covid-19. 

" Menumbuhkan kesadaran dimulai dengan memberi pengetahuan, 

pemahaman, penerimaan , mempengaruhi sikap dan perilaku sehingga memunculkan 
sikap dan perlaku lahir dan bathin secara sadar untuk melaksanakan apa yang 
menjadi hak dan kewajiban serta tidak melanggar larangannya. Hal tersebut sama 
dengan merubah pola dalam menumbuh kembangkan kesadaran tertib dan disiplin 
berlalulintas di era pandemi Covid-19 " jelas Dirlantas. 

Menyadari hal tersebut, selaku Dirlantas Polda NTB bagaimana membuat pola 
penyadaran disiplin dan tertib berlalulintas di era pandemi covid-19 dengan Life Style 
adaptasi barunya, dimana sudah tidak efektif dan efesien bertemu langsung/lisan 
antara Polantas dengan Masyarakat/pengguna jalan " demikian Noviar.(**)

0 komentar:

Posting Komentar