Penurunan Dan Pencopotan Pergantian Nama BIL Buka Aksi Pengerusakan

Praya- Journalntb.com-Terkait dengan penurunan plang pergantian nama bandara tanggal 31 Desember skitar pukul 23.30 Wita itu beberapa pihak meminta kepolisian menindak  tegas oknum yang melakukan penurunan plang tersebut

Tuntunan pihak-pihak tersebut mendapatkan tanggapan dari Lalu Hizzi salah seorang pentolan LSM NTB yang kebelutan dahulunya paling getol dan menjadi otak penggerak disetiap  aksi penolakan

Lalu Hizzi mengatakan "Tindakan itu bukan tidakan pengerusakan melainkan mencopot dan menurunkan plang yang baru ditambah dan tindakan itu bukan tidak ada dasar dan alasannya, kita tahu sendiri bahwa  penolakan pergantian nama Bandara itu sudah dilakukan sejak 2 (dua) tahun lalu dan beberapa kali juga masayarkat dan pemerintah daerah Lombok Tengah mengingatkan untuk tidak dilaksanakan karena proses pengusulan nama itu tidak melalui mekanisme dan ketentuan yang ada.  "Yang berhak keberatan itu pihak pengelola dalam hal  Angkasapura, silahkan jika Angkasapura memang merasa keberatan, ucap Lalu Hizzi

Lalu Hizzi juga menuding pihak yang sangat bersyahwat menggati nama bandara itu sama sekali tidak menghargai penolakan ratusan tuan guru Lombok Tengah yang dilakukan dengan menanda tangani surat penolakan bersama dan ditambah dengan surat penolakan Bupati, Wakil Bupati, DPRD Lombok Tengah dan beberapa tokoh-tokoh adat dan tokoh masyarakat lainnya

"Surat keputusan Kementerian Perhubungan RI Nomor 1421 tentang perubahan nama bandara BIL menjadi BIZAM tidak mutlak harus dilaksanakan jika terjadi penolakan seperti ini, toh juga tidak akan ada sangsi apa-apa dari Kemenhub, sebab dari awwal Kemenhub juga sudah mengetahui bahwa SK 1421 itu tidak dapat dilaksanaka karena pengusulannya tidak sesui mekanisme, sehingga Kemenhub memngeluarkan Permenhub 39 tahun 2019 yang dimana salah satu kententuannya adalah penamaan bandara harus ada persetujuan dari Bupati/Wali Kota dan DPRD serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat, tegas Lalu Hizzi.

0 komentar:

Posting Komentar