113 Pelanggar di Pasar Tana Merah Terjaring Operasi Yustisi Covid- 19 oleh Tim Gabungan

Sumbawa Barat.journalntb.com-
Tim gabungan TNI-Polri dan Instansi terkait tak henti hentinya menggelar operasi yustisi penegakan protokol kesehatan Covid-19, sebagai Implementasi Instruksi Presiden nomor 6 Tahun 2020 tentang peningkatan pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan.Bertempat di pasar tanah mira dan terminal Kota Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat. Rabu (17/2/21) 09.00 wita.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono Sik MH melalui Paur Subbag Humas IPDA Eddy Sobandi,S.Sos menjelaskan,Operasi Yustisi penegakan protokol kesehatan Covid-19 selain  Implementasi Inpres nomor 6 tahun 2020, diperkuat dengan Perda Provinsi NTB Nomor 7 Tahun 2020, dan Peraturan Kepala Daerah Kabupaten Sumbawa nomor 41 Tahun 2020.

"Pelaksanaan operasi yustisi penegakan Prokes covid-19 dipimpin Kabag Ops AKP Iwan Sugianto SH yang diwakilkan oleh Dal Ops Polres Sumbawa Barat AKP Made Suarta,memberikan arahan kepada semua anggota yang terlibat dalam operasi ini berharap bisa bekerja sama dengan baik."jelasnya

Ia menambahkan,bahwa tujuan kita untuk mendisiplinkan masyarakat agar tertib penggunaan masker, dan mentaati protokol kesehatan sehingga terhindar dari virus Corona.Sementara itu diharapkan personil yang melaksanakan tugas dilapangan agar selalu bersikap humanis dan proporsional, karena ini merupakan penekanan pimpinan agar kegiatan operasi yustisi Covid-19 tetap kita laksanakan.

"Mari kita laksanakan operasi yustisi penegakan Prokes Covid-19 ini dengan hati yang ikhlas, semoga apa yang kita kerjakan sebagai ladang amal ibadah kita.Dan semoga pandemi covid-19 ini segera berakhir"ujarnya

Sementara itu,dalam operasi yustisi penegakan Prokes Covid-19 sasarannya pasar tana mira dan terminal,petugas gabungan berhasil menjaring sebanyak 113 pelanggar.Sedangkan bagi pengunjung dan pedagang pasar yang melanggar Prokes Covid-19 akan diberikan Sanksi berupa denda, sosial dan teguran.

"Adapun masyarakat yang terjaring dan diberikan Sangsi Sosial sebayak 33 orang, Sangsi Tindakan sebanyak 57 orang dan Sanksi berupa teguran tertulis sebanyak 23 orang."tutupnya (Rozak).




0 komentar:

Posting Komentar