Polisi Tindak Tegas Setiap Kerumunan dilombok Tengah.


PRAYA.Journal NTB.ComSejumlah  pengunjung di Cafe Wika, di Jalan Basuki Rahmat nomor 29 Praya, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah dibubarkan  personel Polres Lombok Tengah Sabtu 13 Februari 2021 malam.
Pembubaran dilakukan pihak kepolisian sebab pengelola tempat dan pengunjung melanggar protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

"kita tidak montolerer pengelola dan pengunjung kita berikan imbauan untuk segera meninggalkan lokasi," jelas Kasat Reskrim Polres  AKP I Putu Agus Indra Permana, saat pimpin operasi pendisiplinan prokes Covid-19 malam itu. Kata kasat, operasi pendisiplinan protokol Covid-19 itu digelar berdasarkan intruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 3 Tahun 2021 untuk mengatur Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

"jika Kita Ditemukan pengunjung ramai, serta tidak mematuhi protokol kesehatan, maka kita lakukan pembubaran." katanya.

Bukan hanya di lokasi dimaksud Dimana pun kita temukan di Lombok Tengah jika ada keru
munan  Pihaknya memberikan tetap  himbauan." Para pengunjung di cafe Wika untuk mematuhi protokol kesehatan  agar tempat duduk bisa diatur untuk menjaga jarak, kita himbau pengunjung dan pengelola tempat untuk patuhi prokes Covid-19 serta kursi-kursi bisa diatur untuk menjaga jarak," ucap Kasat Reskrim. 

Selain pembubaran pengunjung Cafe pihak personel Polres Lombok Tengah juga membubarkan Lomba burung berkicau yang digelar di belakang kompleks pertokoan kota Praya Jalan Jendral Sudirman no.71 Praya Lombok Tengah yang sering menjadi tempat kerumunan.

"Kita bersama anggota juga melakukan pembubaran terhadap Lomba burung berkicau. Karena dalam kegiatan Lomba ini membuat kerumunan massa," ungkap Kasat Reskrim.

Lomba burung ini diikuti banyak orang sehingga terjadi kerumunan. Para pesertanya juga banyak yang tidak memakai masker dan mengabaikan protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19.

"Yang kita lakukan ini merupakan termasuk peringatan untuk seluruh masyarakat di wilayah Lombok Tengah," tambahnya.

Petugas dari Polres Lombok Tengah melakukan upaya persuasif agar para peserta dan pengunjung Lomba burung berkicau membubarkan diri. Polisi menegaskan adanya kerumunan dan tidak adanya penerapan protokol kesehatan sehingga berpotensi menjadi tempat penularan COVID-19. Wabah Pandemi ini harus kita waspada agar tidak semakin mewabah dilombok Tengah sebab Covid-19 dilombok tengah sudah masuk zona Oranye.(**)

0 komentar:

Posting Komentar