Sejumlah Penyuluh Agama Islam Kemenag Loteng Giatkan Ini Untuk Tunjukkan Eksistensi Di Masyarakat.


Lombok.Tengah,Journal NTB.Com-Keberadaan Penyuluh Agama Islam di tengah-tengah masyarakat pada aktualisasinya dirasa masih belum dipahami banyak pihak. Untuk menunjukkan eksistensinya, sekitar 30 orang tenaga penyuluh agama islam Kecamatan Batu Kliang dan Batu Kliang Utara melaksanakan pertemuan rutin di TPQ Al-Munawarroh Dusun Benjor Desa Teratak Kecamatan BKU, Sabtu (27/02/21) lalu.

" Rutinitas ini kami lakukan secara bergilir serentak ditiap kecamatan dengan agenda yang sama, untuk pererat silaturahmi sekaligus wadah rapat kerja dan sarana evaluasi selama sebulan, " tutur Nurhamsi Kurniawan, S.Ag. MH selaku Ketua Forum Kerja Penyuluh ( Fokjaluh ) Kabupaten Lombok Tengah. 

Pertemuan tersebut, katanya, berisi pembahasan terkait tupoksi penyuluh sesuai arahan pusat. Dan wujud responsif dalam mensikapi isu-isu yang berkembang dan terkini, seperti turut serta jadi agen pemerintah dalam pemberlakuan prokes ditengah masyarakat dan mensosialisasikan 5 M dan program vaksinasi.

Diarahkan, dalam meningkatkan peran dan fungsi dimasyarakat harus ada komunikasi yang intens. Terutama dengan aparatur Desa untuk menciptakan sinergitas program baik secara komunitas ataupun personal dimasing masing tempat tugas. 

" Kita harus realistis, tidak mampu melaksanakan kegiatan secara mandiri. Sehingga harus bersinergi, berkolaborasi, dan bekerjasama dengan pihak-pihak terkait, " Kata Nurhamsi.

Isu menarik lainnya, adanya peraturan gurbernur tentang usia perkawinan perlu mendapat pengawalan. Penyuluh dihimbau gandeng penghulu untuk antisipasi pernikahan dini dibarengi sosialisasi batas usia perkawinan. 

Terkait ini, nanti Kemenag juga akan mengadakan kegiatan soal peningkatan mutu pelayanan Kantor Urusan Agama ( KUA ).

langkah Kemenag kabupaten kemudian akan melaporkan ke penyuluh Provinsi. Bahwa tugas sudah dilaksanakan dengan baik. 

Dengan segala upaya tersebut, Diharap masyarakat bisa menerima dan mendukung semua program pemerintah. Karena yang perlu diketahui bahwa Kemenag adalah pioner terdepan menata kelola moral masyarakat. 

Dijelaskan, Defenisi penyuluh agama adalah pemberi informasi kepada masyarakat tentang pembangunan atau melalui bahasa agama. Bermodal komunitas, identitas, legalitas, keberadaan penyuluh diharap semakin diketahui masyarakat. Karena yg ditahu hanya penghulu, sehingga perlu dikolaborasikan. Menyesuaikan perkembangan zaman, penyuluh juga dituntut memanfaatkan IT sebagai sarana, inovasi dan kreatifitas.

Penyuluh agama islam merupakan hasil seleksi periode kedua secara Nasional di tahun 2019. Dengan masa kontrak 5 tahun sampai 2024. SK nya diterbitkan oleh Direktur Penerangan Agama Islam pusat. Statusnya Non PNS. Periode pertama dimulai tahun 2016 - 2019. 

Di Loteng sendiri jumlah tenaga penyuluh ada 104 orang. Insentifnya 1 juta perbulan. Namun menimbang beratnya tugas, tanggung jawab. Reward dan kontribusi mereka masih perlu diperhatikan. Guna meningkatkan kinerja.

Koordinator Penyuluh Kecamatan Batu Kliang dan BKU, Baiq Hartithaifah menambahkan, apa yang diprogramkan KUA juga sedianya dapat didukung para penyuluh. Mulai dari membantu mengurus surat kelengkapan data dan administrasi jamaah haji di masing-masing Desa binaan. Sampai mencatat keberadaan Masjid dan Taman Baca Al-Qur'an ( TPQ ).

" Bulan Februari ini, Penyuluh harus ada laporan tentang data nama dan lokasi masjid. Perlu juga mengawal perkembangan TPQ, terutama soal legalitas perizinan agar dapat BOP TPQ seperti halnya TPQ Al-Munawarroh yang dapat dijadikan sampel, " Himbaunya.

Ditanya mengenai anggaran, Suhaibi, Ketua FKPAI dilengkapi komentar Munawarudin, SH selaku penyelenggara kegiatan menegaskan segala biaya ditanggung secara swadaya sebagai bentuk komitmen komunitas semata-mata demi meningkatkan kekompakan dan dedikasi semua penyuluh. ( Krim )

0 komentar:

Posting Komentar