323 KADER GELORA NTB MENGIKUTI ORIENTASI KEPARTAIAN (OK GELORA) TAHAP I

Lombok Tengah-Journalntb.com- Partai Gelombang Rakyat (GELORA) mengadakan kegiatan Orientasi kepartaian yang disingkat OKGelora pada teritori 4 yakni Kalimantan, Bali dan Nusa Tenggara (NTB, NTT) secara virtual, Minggu 28 Maret 2021.

OK Gelora adalah program Internal Partai Gelombang Rakyat Indonesia untuk kader yang baru bergabung dan dilakukan secara berkala. Kegiatan ini diikuti oleh fungsionaris Partai gelora ditingkat DPC, DPD dan DPW dan juga kader. Lebih dari 1.704 peserta dari Teritori 4 yang mengikuti kegiatan OK Gelora  ini. Peserta dari NTB sendiri mencapai 302 orang yang berasal dari pengurus DPC dan DPD di sepuluh kabupaten/kota yang ada di NTB. Kegiatan OK Gelora diselenggarakan secara Virtual melalui Zoom Meeting.

Kegiatan dibuka dengan Orasi Politik Ketua Umum Anis Matta, Lc. Anis Matta menyampaikan bahwa Parati gelora adalah Partai yang berasaskan Pancasila dan dijabarkan dalam 5 nilai utama Gelora yakni Islam, Nasionalisme, Demokrasi, Kemanusiaan dan Kesejahteraan yang disingkat INDEKS. Partai Gelora berdiri atas 3 alasan utama yakni alasan sejarah, alasan Global dan Alasan Krisis.

Pak Anis menjabarkan Sejarah Indonesia menjadi tiga gelombang. Gelombang pertama diberi nama; Menjadi Indonesia yang mendeskripsikan usaha bangsa Indonesia untuk keluar dari penjajahan dan menjadi sebuah Negara bangsa merdeka. Pencapaian gelombang ini diawali dengan Sumpah Pemuda pada tahun 1928 yang mendeklarasikan satu bangsa, satu tumpah darah dan satu bahasa, yang klimaksnya adalah deklarasi kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Gelombang pertama adalah usaha bangsa Indonesia untuk melebur seluruh identitas menjadi sebuah identitas baru yang bernama Indonesia. Ide utamanya adalah bahwa kita bisa lepas dari belenggu penjajahan dengan bersatu.

Gelombang kedua diberi nama; Menjadi Negara Bangsa Modern. Gelombang ini memiliki tiga arus utama yakni Orde Lama, Orde Baru dan Orde Reformasi. Gelombang Kedua adalah usaha untuk mencari titik temu antara Demokrasi dan Kesejahteraan. Sedangkan Gelombang Ketiga diberi nama ; Arah Baru Indonesia. Gelombang ketiga adalah ikhtiar untuk menjadikan Indonesia sebagai Negara dengan kekuatan ke-5 Dunia.

Dimana saat ini mengetahui ada 4 kekuatan utama dunia yakni Amerika, China, Rusia dan Uni Eropa. Anis Matta Menjelaskan bahwa Secara Global Indonesia memiliki syarat yang sangat cukup untuk bisa kekuatan kelima dunia. Dan alasan krisis yang menjadi point Anis Matta adalah pada Krisis Kepemimpinan dan Krisis Narasi. Pak Anis menyampaikan kepada seluruh kader Gelora yang mengikuti OKGelora teritori 4 bahwa kader gelora adalah pelaku sejarah kemajuan bangsa indonesia dan perawi masa depan Indonesia.

Ada 3 materi yang disampaikan dalam kegiatan OKGelora.  Materi pertama disampaikan oleh Dadi Krismatono selaku kabid Pengembangan Narasi yang menyampaikan tentang Narasi Partai gelora dalam menghadapi Krisis Global dan Krisis kebangsaan. Materi Kedua disampaikan oleh Bang Irwan Selaku Wakil Bidang pengembangan kepemimpinan tentang Arah Baru Indonesia, dan Materi ketiga Oleh bang Dedi tentang Panduan Kader Gelora.

Kegiatan OKGelora ditutup dengan Orasi kebangsaan yang disampaikan oleh bang Fahri Hamzah yang menyampaikan bahwa Kader gelora harus mempu menyiapkan diri untuk menjadi energy bagi Indonesia dalam menyongsong takdirnya sebagai kekuatan kelima dunia. Fahri Hamzah mengatakan bahwa tugas besar gelora bukan menyiapkan kemenangan, tapi mengelola kemenangan.

Artinya kader gelora harus menyiapkan kemampuan untuk mendapatkan kemenangan lebih mudah. Penyelesaian Badan Hukum dan SK Kemenkumham adalah tangga Pertama, Rekrutmen Kader dan pengurus adalah tangga kedua, Verifikasi KPU adalah tangga ketiga, Pemenangan Pemilu adalah tangga keempat dan mengelola kekuasaan adalah tangga kelima.

Setelahnya kita akan melewati tangga yang lebih berat yakni tangga-tangga untuk menjadikan Indonesia sebagai kekuatan kelima dunia. Sekarang kita akan sampai pada tangga kedua dan akan menghadapi tangga ketiga yakni Verifikasi KPU. Alhamdulillah dua tangga telah kita lewati dengan relative mudah dan konsolidasi, koordinasi, komunikasi dan totalitas kita akan membuat kita mudah melaui tangga-tangga selanjutnya. Fahri Hamzah yakin bahwa kader partai Gelora di seluruh Indonesia bisa memberikan hasil kinerja terbaik untuk menjadi pelaku sejarah Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama dunia.

Untuk diketahui, sampai saat ini kader galore di seluruh Indonesia sudah mencapai angka 80.530 orang dengan rasio 30.310 perempuan (37,64%) dan Laki-laki 50.220 orang (60,36%). Di NTB sendiri kader partai Gelora sebanyak 1.222 orang yang tersebar di 10 kabupaten Kota. Angka diatas adalah angka yang sudah terdaftar secara online melalui Aplikasi geloradigital.id. Partai Gelora juga melakukan rekrutmen anggota secara Offline yang angkanya juga cukup signifikan. Antusiasme masyarakat untuk bergabung di Partai gelora sangat tinggi sehingga dalam waktu singkat mampu menyelesaikan kepengurusan 100% (34/34) kepengurusan di DPW di 34 Provinsi, dan 99,9% kepengurusan di DPD (511/514 Kab/Kota) di seluruh Indonesia.

Ketua DPW Partai Gelora NTB mengatatakan bahwa Ia sangat bersyukur dengan antusiasme masyarakat untuk bergabung di Partai gelora NTB. Ini adalah sebuah anugrah dan peluang serta tantangan bagi partai gelora untuk mewujudkan cita-citanya dalam menjadikan Indonesia sebagai salah satu imperium baru kekuatan dunia. DPW NTB juga menargetkan 20.000 anggota tahun 2021. Saat ini DPW NTB sedang melakukan kegiatan rekrutmen besar-besaran di seluruh kabupaten kota di NTB. "Kami membuka pintu bagi siapa saja untuk bersama-sama membangun partai gelora NTB" Pungkasnya (Sh/M)

0 komentar:

Posting Komentar