Rapat Paripurna DPRD Bupati-Wakil Bupati Terpilih Paparkan 100 Hari Kerja


PRAYA.Journal NTB.Com
Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Lombok Tengah NTB  masa persidangan II tahun sidang 2021 dengan agenda penyampaian pidato pertama LPB Bupati Lombok Tengah Terpilih, hasil pelaksanaan Pilkada serentak Tahun 2020. Berlangsung di Aula Gedung DPRD, Senin, (1/03/2021).

Rapat Paripurna itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Lombok Tengah, M. Tauhid, S.Ip didampingi Wakil ketua  HL ,Rumiawan S,sos  L Sarjana SH, HM Mayuki SAg, dan dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati terpilih H. Lalu Pathul Bahri, S.Ip – Dr. HM. Nursiah, para Anggota Dewan Lombok Tengah, jajaran Forkopimda, Plt Sekwan Lombok Tengah, Suhadi Kana, para Asisten Bupati, Staf Ahli Bupati, kepala OPD, para Kabag, Camat, dan Forum Kepala Desa Lombok Tengah.

 Ketua DPRD Lombok Tengah, M. Tauhid menyampaikan, pada hari Jum'at, tanggal 19 februari 2021 lalu, DPRD Lombok Tengah telah melaksanakan rapat paripurna, dalam rangka penyampaian pengumuman hasil penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Lombok Tengah terpilih, pada pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020. "Selanjutnya kami usulkan pengesahan pengangkatannya sebagai pasangan bupati dan wakil bupati Lombok Tengah kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur NTB, dan telah dilantik dan diambil sumpah jabatannya pada hari Jum'at, 26 Februari 2021 lalu. Dan pada hari ini, sesuai keputusan pimpinan DPRD Lombok Tengah Nomor 2 tahun 2021 tentang perubahan jadwal kegiatan DPRD Kabupaten Lombok Tengah masa persidangan kedua tahun sidang 2021, kembali kita bermuajahah dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Lombok Tengah hari ini, dengan acara penyampaian pidato pertama bupati Lombok Tengah setelah dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Gubernur NTB," ucapnya. M Tauhid juga mengucapkan Selamat kepada Bupati-Wakil Bupati terpilih yaitu LPB-Nursiah. 

Agenda rapat paripurna DPRD ini  merupakan tindak lanjut dari ketentuan Peraturan Presiden Nomor 16 tahun 2016 tentang tata cara pelantikan Gubernur dan
Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota, yang secara teknis diperintahkan melalui surat edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor :273/487/sj tentang penegasan dan penjelasan terkait pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020, tanggal 21 januari 2021 yang menegaskan bahwa, bagi gubernur, bupati dan walikota yang telah dilantik agar menyampaikan pidato sambutan sebagai gubernur dan bupati/walikota pada sidang paripurna di masing-masing DPRD Provinsi dan kabupaten/kota setelah melakukan serah terima jabatan pada hari yang sama.

Sementara itu, dalam pidato pertama Bupati LPB menyampaikan, dirinya bersama wakilnya menjadi bupati -wakil bupati Lombok Tengah semata-mata berkat ridho Allah SWT, melalui perantara keinginan masyarakat Kabupaten Lombok Tengah yang tersalurkan lewat media demokrasi pemilihan kepala daerah tahun 2020. "Kini, proses Pilkada telah berlalu kompetisi telah berakhir, kita semua adalah pemenangnya," jelasnya
Bupati menegaskan, akan meningkatkan kolaborasi dengan elemen pemerintahan lainnya, akan tetap menjaga hubungan baik dengan pihak TNI – Polri, Kejaksaan Negeri Lombok Tengah, Pengadilan Negeri Praya, Pengadilan Agama Praya, instansi-instansi vertikal pemerintah, dunia usaha, partai politik, organisasi keagamaan, organisasi kemasyarakatan, organisasi mahasiswa, organisasi pelajar, organisasi kepemudaan, organisasi profesi, tokoh agama, tokoh pendidikan, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh budaya, tokoh pemuda, tokoh wanita, singkatnya kita akan bangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Lombok Tengah. "Sesungguhnya, proses pembangunan lima tahun sebelumnya juga merupakan proses pembangunan di mana kami berdua ( H. Lalu Pathul Bahri/Wakil Bupati Lombok Tengah – Dr. HM. Nursiah/Sekda Lombok Tegah ) ada di dalamnya. Maka saat ini adalah kesempatan kami untuk melanjutkan proses pembangunan tersebut. kami mengajak kita semua untuk bahu membahu dalam membangun daerah ini. saat-saat ini juga kita memiliki sejumlah tantangan yang harus kita lalui. di antaranya adalah persiapan perhelatan motoGP tahun 2021. pembangunan sirkuit motoGP Mandalika masih terus dikerjakan agar kita bisa menjadi tuan rumah perhelatan bergengsi tersebut. kemudian tantangan besar lainnya adalah persoalan pandemi covid-19. Untuk hal ini, kita diharuskan segera melakukan refocussing Anggaran untuk penanganan Wabah Covid-19. Kami harapkan
Dukungan penuh segenap anggota DPRD sehingga refocussing tersebut dapat berjalan dengan mudah. Tantangan lainnya yang harus dibenahi adalah penataan Birokrasi, sehingga Birokrasi kita dari waktu ke waktu menjadi lebih baik. Selain itu, kami akan terus berupaya untuk membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan juga pihak swasta," jelas Bupati. Bupati juga  mengatakan, dalam rangka membangun Kabupaten Lombok Tengah cintai ini, dirinya bersama wakil bupati Lombok Tengah, HM. Nursiah mengusung visi untuk mewujudkan Lombok Tengah Bersatu Jaya (beriman, sejahtera, bermutu, maju dan berbudaya).
Visi ini merupakan kelanjutan dari visi pemerintahan sebelumnya, karena sebagaimana yang disebutkan di atas, bahwa dirinya bersama Dr Nursiah juga merupakan bagian dari pemerintahan tersebut. visi ini sendiri merupakan sebuah cita-cita yang digali dari nilai-nilai hidup dan kehidupan masyarakat Lombok Tengah. "Selanjutnya agar visi kami tidak hanya sebatas ilusi, maka kami akan berupaya untuk mewujudkan visi tersebut dalam misi-misi

Sebagai berikut. Pertama. merawat ahlaqul karimah dalam kehidupan bermasyarakat.
 Kedua mencapai sumber daya manusia yang cerdas, mandiri dan unggul. Ketiga, pelayanan umum pemerintahan yang mudah, cepat dan bersih. Ke-empat, pembangunan ekonomi yang berkeseimbangan dan berkelanjutan didukung infrastruktur berkualitas. Kelima melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai
budaya luhur.' ucap Bupati Lalu Pathul Bahri.
Sebagai langkah awal mewujudkan komitmen politik, Pathul - Nursiah dalam membangun daerah ini, maka telah dirumuskan program 100 hari kerja.
Dalam 100 hari kerja pertama Pathul - Nursiah, setidaknya ada 4 (empat) target yang ingin dicapai, yakni:
1. tajuk pembangunan kabupaten lombok tengah.
2. citra personal kepala daerah
3. citra kelembagaan pemerintah kabupaten Lombok Tengah, dan
4. relasi antar kepala daerah dan masyarakat
di akar rumput ( jejaring ).
untuk mencapai target tersebut, terdapat rancangan 8 (delapan) cluster teknis yang dapat digunakan untuk mempertahankan marwah Kabupaten Lombok Tengah dalam 100 hari kerja. kedepalan rancangan tersebut terdiri dari program utama dan program penunjang.
Program utama merupakan rancangan program yang ditujukan secara langsung ke masyarakat dengan kegiatan yang dilakukan secara konkrit dengan penggunaan biaya yang kecil. di sisi lain, program penunjang adalah setidaknya ada 4 target yang ingin dicapai, yakni :
1. Tajuk pembangunan Kabupaten Lombok Tengah.
2. Citra personal kepala daerah.
3. Citra kelembagaan pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.
4. Relasi antar kepala daerah dan masyarakat.

Untuk mencapai target tersebut, terdapat rancangan 8 cluster teknis yang dapat digunakan untuk mempertahankan marwah kabupaten lombok tengah dalam 100 hari kerja. Kedepalan rancangan tersebut terdiri dari program utama dan program penunjang. Program utama merupakan rancangan program yang ditujukan secara langsung ke masyarakat dengan kegiatan yang dilakukan secara konkrit dengan penggunaan biaya yang kecil. di sisi lain, program penunjang adalah. "Secara singkat, dalam 100 hari kerja tersebut, berikut hal-hal urgen yang ingin kami capai, 1. persiapan rumah sakit tipe B. 2. perbaikan pola pelayanan RSUD yang ramah, senyum, sapa, dan melayani. 3. digitalisasi peningkatan kualitas pelayanan publik di RSUD, Puskesmas, dukcapil, Pariwisata dan Perizinan. kita akan wujudkan dalam bentuk aplikasi. 4. audit kinerja PDAM dan RSUD. 5. penambahan loket pelayanan adminduk di 12 kecamatan, RSUD, 5 Puskesmas BLUD, pasar Renteng dan pasar Jelojok. 6. penataan kelayakan pedagang kaki lima (PKL) dan parkir di kota Praya. 7. ASN akan dilakukan assessment, evaluasi dan jobfit. 8. optimalisasi disiplin dan pakaian kerja.
9. asuransi petani. 10. launching kampung horti. 11. kartu Maiq- Meres sehat, yakni memberikan asuransi kesehatan bagi tokoh agama. 12. fasilitasi usulan pembukaan jalan baru. 13. fasilitasi ijin pangan industri rumah tangga
(pirt) gratis. 14. penyusunan roadmap mutu pendidikan. 15. launching perapet sile. 16. pemakaian jas kembang komak dalam acara seremonial bagi bupati, wakil bupati, eselon 2 dan 3 serta kepala Desa. hal ini juga merupakan upaya mendukung industri lokal kita. 17. kita akan galakkan jum'at sehat dan bersih.18. penyelesaian 15 desa persiapan menjadi desa definitif, dan 19. kita akan melakukan proses 15 desa persiapan baru. "Mari kita bersama-sama membangun tanah kelahiran kita. tempat kita hidup dan juga mungkin mati. perbedaan pilihan politik semasa Pilkada lalu, biarkanlah berlalu, sekarang kita.

semua satu dan "Bersatu untuk Jaya', kepada semua kontestan pada Pilkada 2020 lalu, mari kita bersama-sama membangun daerah ini, pikiran dan masukan dari saudara-saudara sekalian sangat kami nantikan," ungkap H. Lalu Pathul
"Kemudian ada yang bertanya tentang periodisasi kepemimpinan kami. memang soal periodisasi tersebut hingga saat ini masih simpang siur. bahkan di grup-grup wa, atau obrolan warung kopi, soal periodisasi tersebut sering dijadikan candaan semacam kuis pertanyaan. ada yang menyebutnya periode kami adalah periode 2020-2024, ada yang menyebutnya 2021-2025, ada pula menyebutnya 2021-2026. Namun demikian, kami tidak terlalu memikirkan bilangan waktu tersebut. yang paling penting bagi kami adalah bekerja memberikan yang terbaik bagi masyarakat Lombok Tengah. untuk itu, agar tidak buang-buang waktu soal tersebut, maka sebut saja periode kami dengan sebutan periode Lombok Tengah Bersatu Jaya (beriman, sejahtera, bermutu, maju dan berbudaya). semakin sering kita sebut, insyaallah akan semakin mudah kita capai. karena bagi kita yang beriman, kita yakini bahwa setiap ucapan mengandung doa. dan setiap doa InsyaAllah diijabah oleh Allah SWT," kata H. Lalu Pathul. Diakhir pidatonya, H. Lalu Pathul Bahri membacakan pantun yang memiliki makna mendalam, khususnya kepada peserta Pilkada Lombok Tengah Tahun 2020 lalu. "Kami persembahkan sebuah pantun untuk kita semua, Lombok Tengah menah tandur ( Lale Sileng – Sumum ), antap prie sedaq ares,
wayent wah ( Ziadi – Aswantara ) sadar ( Saswadi – Dahrun ) untuk bersatu padu,
mantap mendunia ( Masrun – Habib) saq maiq meres ( Pathul – Nursiah )," tutupnya.
DPRD Lombok Tengah berharap, agar visi, misi, ide dan gagasan pemerintahan tersebut, segera dirumuskan dalam RPJMD yang nantinya akan ditetapkan dengan peraturan daerah, yang akan disetujui bersama DPRD Kabupaten Lombok. " RPJMD tersebut, akan menjadi kamus besar dan pandu arah pembangunan Kabupaten Lombok Tengah lima tahun kedepan. kemudian terhadap berbagai tantangan yang akan dihadapi, terutama bencana non alam pandemi covid 19 turut menjadi tantangan kita bersama dalam upaya percepatan pembangunan Lombok Tengah kedepan. untuk itulah kami
tetap mengajak segenap warga Lombok Tengah agar senantiasa menaati protokol kesehatan sebagai bentuk ikhtiar kita bersama agar pandemi ini segera berakhir," pungkas M. Tauhid
DPRD Lombok Tengah juga mengajak dan berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah beserta seluruh jajarannya, untuk bersama-sama bersinergi membangun Lombok Tengah yang lebih maju dan kreatif sesuai harapan masyarakat Kabupaten Lombok Tengah.
Rapat Paripurna DPRD Lombok Tengah itu diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri – HM. Nursiah oleh para Anggota DPRD Lombok Tengah dan jajaran Forkopimda Lombok Tengah. ( Humas DPRD Loteng)Jntb

0 komentar:

Posting Komentar