Seluruh Anggota DPRD Lombok Tengah Divaksinasi Sinovac


PRAYA.Journal NTB.Com-
Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah NTB dijadwalkan divaksinasi Sinovac. Sekretariat DPRD menjadwalkan selama tiga hari. Hari pertama sebanyak 25 orang yang diundang  demikian juga nantinya pada hari kedua dan ketiga. Namun pada jadwal pertama vaksinasi Sebanyak 17 anggota dewan yang bersedia divaksin Sinovac yang berlangsung dikantor dewan pada hari Senen (7/03/2021). 

PLT Sekwan Haji  Suhadi Kana S,sos menjelaskan, untuk vaksin perdana, sebanyak 17 anggota Dewan di mengikuti vaksinasi. Dari 25 anggota yang mendapat giliran, ada 17 yang datang.

"Sebanyak 25 dewan yang kita jadwalkan untuk divaksin perdana, namun yang datang hanya 17 orang." Jelas Suadi kana kepada media. Sebelum  para wakil Rakyat ini di Vaksinasi pihak tim medis dinas kesehatan melakukan cek kesehatan. Dimana tim medis melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu, baru dilakukan vaksinasi. Alhasil dari pemeriksaan kesehatan tersebut, terdapat 8 anggota dewan, vaksinasinya ditunda lantaran kesehatan.

"Sebanyak delapan anggota dewan yang batal di vaksinasi lantaran ada penyakit gula darah tinggi dan penyakit bawaan," papar Suadi Kana. 

 Bagi Anggota dewan yang tertunda, nantinya akan mengikuti vaksinasi lanjutan atau sampai kesehatan beliau stabil. Dan vaksinasi perdana khusus anggota dewan akan dilakukan selama tiga hari.

"Yang jelas vaksinasi perdana untuk anggota dewan akan dilakukan selama tiga hari, yang tidak di vaksin di hari perdana ini, menyesuaikan dengan jadwal berikutnya, sampai seluruh anggota dewan di vaksin atau 100 persen," ujarnya.

Sementara bagi karyawan di sekretariat dewan, Suhadi Kana mengaku masih menunggu pemberitahuan dari pihak dinas kesehatan Pemda Loteng NTB.

"Untuk karyawan sekretariat, kita masih menunggu dari Dinas kesehatan Pemda Loteng," ujarnya. Kepala Puskesmas Pengadang Kecamatan Praya Tengah Loteng Hermandi menjelaskan,  dalam vaksinasi perdana ini pihaknya telah menurunkan tim medis, terdiri dari petugas pendaftaran, petugas secrening, petugas pemeriksaan dan petugas vaksinasi.

"Untuk pendaftaran petugas umum, secrening dari dokter, pemeriksaan unsur perawat, dan vaksinasi dari tim imunisasi," terangnya. Vasinansi dilakukan agar para wakil rakyat ini bebas dari Covid-19." Anggota dewan lebih banyak berada  ditengah masyarakat atau konstituen sehingga vaksinasi jalan satu satunya agar mereka terhindar dari Covid-19.' tutup Humandi. (Jntb).Rdi

0 komentar:

Posting Komentar