Desa Masbagik Utra Baru, Lestarikan Budaya Nenek Moyang Sambut pagelaran MotoGP Ciptakan Desa Wisata


Lombok Timur NTB, Journal NTB.Com-
Dalam menyongsong pagelaran Moto GP di Kuta Mandalika yang akan menyedot ratusan ribu 
pengunjung dari berbagai negara di belahan dunia  Hendaknya masyarakat NTB khususnya   di pulau Lombok dapat memanfaatkan  dampak positif dari event besar tersebut. 
Desa Masbagik Utara Baru ( MUB). Pastikan pariwisata desa didaerahnya akan meningkatkan peran dalam pembangunan NTB Gemilang menyongsong pagelaran Moto GP serta turut mensukseskan program Kampung Sehat II saat ini.

Ikut sertanya Desa MUB pada Lomba Kampung Sehat Jilid II ini dalam rangka memberikan dukungan terhadap program Kampung Sehat yang diinisiasi Kapolda NTB Irjend Pol Muhamad Iqbal S.I.K. untuk memerangi penyebaran Virus Covid 19 yang melanda dunia tak terkecuali di bumi Nusa Tenggara Barat.

Kepala Desa MUB Khaerul Ihsan AMD mengatakan, Desa Masbagik Utara Baru siap mewujudkan suksesnya  Kampung Sehat Jilid II. Mensukseskan Kampung Sehat adalah semangat dalam perang melawan Covid 19. Kami akan bersihkan Desa MUB dari penyebaran Virus Covid. Kami seluruh warga desa selalu menjalankan Protokol kesehatan dan melaksanakan 5 M dalam kehidupan kami sehari hari. Maka dari itu warga kami bebas dari Covid 19. Jelas Khaerul.

Menjelaskan tentang program unggulan desa kepada media, Kepala Desa MUB Khaerul Ihsan pada Sabtu (10 /04/2021) mengatakan, program unggulan desa kami adalah Wisata Agro, Kesenian tradisional Kleneng Nunggal serta produksi mainan tradisional Gasing.

Untuk wisata Agro Pemerintahan Desa Masbagik Utara Baru memprioritaskan pada pembangunan Lesehan kuliner dan pemancingan ikan. Hingga saat ini sudah banyak bermunculan lesehan-lesehan kuliner yang sudah terkenal di Desa MUB yang berada di Dusun Tanak Maik. Kedepan akan dikembangkan di Dusun Pancor Kopong.

Satu lagi produk unggulan Desa MUB adalah mainan tradisional Gasing yang mendunia. Mainan ini adalah mainan tradisional warisan leluhur, yang terbuat dari kayu dan seutas tali. Dulu mainan ini bentuknya sederhana sekali tapi kini dengan kemajuan teknologi kini bentuknya sudah bagus. Dan harganyapun mencapai 150.000 hingga 800.000 per biji nya. Tempat produksi Mainan Gasing ini berada di Dusun Montong Dao. Didesa MUB ini ada 3 pengrajin Gasing. 

Pengarajin Gasing H. Iskandar ( 41) dalam wawancaranya dengan media mengatakan, " Produk unggulan Gasing ( mainan anak anak) khas Lombok ini sudah masuk pasar internasional. Banyak pembeli kami  turis-turis manca negara. Gasing ini adalah warisan turun temurun. Budaya lokal yang harus dilestatikan. Kami berharap ada sentuhan perhatian dari pemerintah agar usaha warisan nenek moyang ini tidak punah dimakan jaman.  Lebi-lebih jika ada bantuan modal untuk usaha agar usaha  kami bisa menjadi besar. Konsumen lokal kami yang pesan dari sumbawa Sulawesi dan seputar Pulau lombok." Jelas Iskandar.
 

Budaya lokal warisan leluhur Desa Masbagik Utara Baru yang hampir punah adalah Kleneng Nunggal Patimuraba,  kesenian musik tradisional Gamelan dan tarian. Pemain dari musik tradisional Kleneng Nunggal berjumlah 30 orang termasuk dengan penari 5 orang. Pada kesenian tradisional Kleneng Nunggal ini terdapat  filosofi yang  gambarannya membangkitkan semangat gotong royong di masyarakat. Kesenian ini biasa di pakai untuk mengiringi hajatan pernikahan di masyarakat. Kesenian musik dan tarian budaya lokal Desa Masbagik Utara Baru ini sempat  hilang. Semenjak kepemimpinan Kepala Desa MUB  Khaerul Ihsan AMD, kesenian tradisional ini dibangkitkan kembali  dan dikelola desa. 

" Kesenian Ini kami ambil alih  sudah  berlangsung kurang lebih satu tahunan. Dan kami Siap tampil di pagelaran motoGp. Tahun depan sambil mempromosikan wisata desa kami. Terang Khaerul .(SHN).

0 komentar:

Posting Komentar