DuaTersangka Korupsi Pengadaan Bibit Jagung Pada Dinas Pertanian Propinsi NTB Positif Covid 19


Mataram,  Journal NTB.Com-
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Bibit  Jagung Tahun Anggaran 2017 pada Dinas Pertanian Propinsi NTB saat ini memasuki Tahap Pemeriksaan Terhadap para tersangka dan sebelum dilakukan pemeriksaan tersangka dilakukan test Swab dan ternyata ada yang positif Covid 19.

Pemeriksaan pada para tersangka tersebut dilakukan setelah semua tindakan penyidikan lainnya rampung yakni pemeriksaan saksi termasuk perhitungan kerugian keuangan negara.
Tersangka dipanggil seminggu yang lalu untuk hadir pada hari Kamis 1 April 2021. sebagaimana telah disampaikan sebelumnya bahwa tersangka yang telah ditetapkan oleh penyidik adalah sebanyak 4 (empat) orang tersangka yakni, HF selaku Kepala Dinas Pertanian Nusa Tenggara Barat, IWW selaku Pejabat Pembuat Komitmen dan 2 (dua) orang dari Kontraktor Pengadaan Jagung yakni AP selaku Direktur PT. SAM dan LIH selaku Direktur PT. WBS.
Setelah penyidik melayangkan panggilan pertama selaku tersangka Korupsi Pengadaan Bibit Jagung tersebut hanya 2 ( dua) orang tersangka yang hadir yakni HF selaku Kepala Dinas Pertanian Nusa Tenggara Barat dan IWW selaku Pejabat Pembuat Komitmen pada Dinas Pertanian Propinsi Nusa Tenggara Barat yang didampingi oleh Penasehat Hukumnya masing-masing, sedangkan tersangka lainnya yaitu AP selaku Direktur PT. SAM dan Tersangka LIH selaku Direktur PT. WBS  tidak memenuhi panggilan Penyidik ketidak hadiran tetsangka AP karena sakit menderita positif Covid 19 dan keterangan Positif Covid 19 diantar langsung oleh Penasehat Hukumnya sekitar pukul 09.30 Wita sedangkan Tersangka LIH mangkir dari panggilan Penyidik.

Sebelum dilakukan pemeriksaan sebagai Tersangka di BAP,  Penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi NTB  melakukan Swab terhadap kedua tersangka di RSUD Kota Mataram sekitar pukul 11.00 Wita, dan setelah keluar Hasil Swab ternyata HF positif Covid 19 namun IWW Negatif selanjutnya Tersangka IWW diambil keterangannya sebagai Tersangka sedangkan HF yang menderita positif Covid 19 dan dengan permintaan dari Penasehat Hukumnya  dipulangkan untuk konsultasi dengan dokter terlebih dahulu  apakah isolasi mandiri atau perawatan di rumah sakit.

Untuk kepentingan pemeriksaan selanjutnya maka bagi yang positif Covid 19 yakni Tersangka HF selaku Kepala Dinas Pertanian Propinsi NTB dan Tersangka AP selaku Direktur PT.SAM akan dilakukan pemeriksaan setelah sembuh dinyatakan Negatif Covid 19 oleh Dokter sedangkan tersangka LIH tetap akan dilayangkan panggilan yang ke 2 pada minggu depan dan jika tetap tidak hadir maka akan dilakukan panggilan ke 3 dan dilakukan upaya paksa. 

Untuk menghindari keempat tersangka melarikan diri keluar Negeri Penyidik Kejaksaan telah melakukan tindakan cekal terhadap para tersangka.(Shn)

0 komentar:

Posting Komentar