Gawat Ketua BK NTB Mau Hilangkan Dana Pokir Anggota Dewan


Mataram, Journal NTB.Com-

Viral Pernyataan Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD NTB, H Najamuddin Mustofa, lantaran Dana Pokir di kantor Dewan NTB  ia mau hilangkan. Betapa tidak dana  bergaining para dewan jika dihilangkan  diduga akan menjadi kehilangan kekuasan politik para anggota dewan.  Bahkan dengan tegas politisi PAN itu meminta kepada Pemerintah agar menghapus alokasi dana Pokok-pokok Pikiran Anggota Dewan atau yang dikenal dengan sebutan Pokir karena dinilai hanya dijadikan sebagai alat bargaining Anggota Dewan.

"Dana Pokir ini sebaiknya dihilangkan saja. Karena dana Pokir hanya dijadikan sebagai alat bargaining anggota Dewan dengan Pemerintah saja," tegas politisi PAN ini kepada sejumlah media di ruangan BK DPRD NTB, (28/4 2021)

Alasan lainnya, kata Najamudin, asumsi negatif cenderung dilekatkan publik kepada anggota Dewan dengan adanya pokir ini. "Semisal jual beli pokir. Ini sangat negatif bagi citra lembaga Dewan sebagai lembaga pengawas," ujarnya.

Menurutnya, sebagai pengganti dana Pokir ini, sebaiknya Pemerintah menaikan gaji anggota Dewan secara jelas sesuai dengan kebutuhannya atau sesuai dengan kinerjanya sebagai salah satu penyelenggara Negara.

"Jadi tidak lagi diberikan pokir sebagaimana hal ini mulai dilakukan di Provinsi lainnya. Dan ini jelas nilai keadilannya. Kalau pokir belum tentu bisa dibagi secara adil. Bahkan terkesan hanya menimbulkan kesenjangan di Lembaga Dewan saja dan sering terjadi ketidak terbukaan antara satu dengan yang lain. Bahkan berdampak pada munculnya sikap saling curiga antara satu dengan yang lain," ujarnya.

Dengan dihapuskannya dana pokir, menurutnya, banyak hal positif akan terjadi, seperti pembahasan APBD akan berjalan optimal. "Selain pembahasan APBD yang akan berjalan maksimal juga aspek pengawasan Lembaga Dewan ini akan berjalan baik. Manfaat lainnya yakni wibawa lembaga ini akan terangkat karena tidak ada lagi yang bermain-main dengan dana pokir ini," katanya.

Dalam waktu dekat ini, BK menurutnya akan menggelar kunjungan kerja ke sejumlah Provinsi yang telah berhasil menghapus pokir. Semoga brhasil. (Jntb)Rdi

0 komentar:

Posting Komentar