Polres Lombok Utara bersama TNI Razia Petasan dan Kembang Api,Menjelang Ramadhan


Lombok Utara NTB,Journal NTB.Com-
Petasan dan kembang api seakan menjadi tradisi tahunan setiap memasuki bulan ramadhan. Tidak terkecuali Kabupaten lombok Utara, meski setiap tahunnya dilarang memperjual belikan barang berbahaya ini, namun tidak menyurutkan para produsen atau penjual untuk memasarkan dagangannya.

Untuk Mengantisipasi mejamurnya penjualan petasan dan kembang api memasuki bulan ramadhan, Kepolisian Resor Lombok Utara, Polda NTB bersama TNI menggelar razia di sejumlah tempat lokasi penjualan petasan dan kembang api. Kapolres Lombok Utara AKBP Feri Jaya Satriansyah,SH mengungkapkan razia kembang api dan petasan ini untuk mencegah terjadinya kebakaran maupun korban akibat ledakan 

"Selain itu sanggat berbahaya, suara yang dihasilkan petasan dan kembang api membuat gaduh masyarakat yang menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan," kata kapolres saat di temui awak media di ruang kerjanya 
Polres Lotara jalan raya selelos desa genggelang kecamatan gangga KLU, Sabtu, (10/04/2021)

Razia petasan ini dilakukan di seluruh pasar tradisional dan area pertokoan  yang tersebar di 5 kecamatan kabupaten Lombok Utara, dengan menerjunkan anggota kepolisian di jajaran Polsek, dan Polres Lombok Utara bersama TNI. untuk sementara tidak ada sanksi yang diberikan kepada penjual maupun pedagang yang menjual petasan, hanya menyita petasan mereka.

Diharapkan setelah razia ini dilakukan pedagang petasan yang ada dapat menghantikan kegiatan mereka untuk mengedarkan petasan karena selain  menganggu orang yang sedang menjalankan ibadah saat bulan puasa, dampak luas dari petasan dengan daya ledakan tinggi akan sangat berbahaya, seperti menimbulkan kebakaran akibat percikan api petasan bahkan yang sangat fatal menimbulkan korban jiwa Tutup Kapolres (Shn)

0 komentar:

Posting Komentar