Selama Operasi Pekat Polres Sumbawa Barat Berhasil Ungakap Perjudian dan 168 Botol Miras Tradisional

Sumbawa Barat.journalntb.com-
Kepolisian resor sumbawa barat menggelar Press Release hasil operasi pekat tahun 2021di wilayah hukum polres sumbawa barat,bertempat di depan Gedung Dhira Brata pada senin (12/4/21) pukul 11.00 wita.

Kegiatan Press Release dipimpin oleh Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono,SIK,.MH yang didampingi kasat Reskrim IPTU Hilmi Manossoh Prayugo, SiK,KBO Satuan Reskrim Polres Sumbawa Barat IPTU Zsinal Abidin,Kanit Pidum Satuan Reskrim Polres Sumbawa Barat IPDA Eko Ari Prastya,SH,Kasubag Humas Polres Sumbawa Barat IPDA Eddy Soebandi, S.Sos dan dihadiri insan Pers Sumbawa Barat.

Kapolres AKBP Herman menyampikan ucapan terimakasih kepada rekan-rekan media sudah hadir di polres KSB terkait dengan Pres release Operasi Pekat 2021 dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan 1442 H. Dari hasil operasi yang selama 2 minggu kita laksanakan kemarin.

"Selama kurun waktu 2 minggu kemarin kami sudah melakukan penangkapan dan penindakan sebanyak 5 kasus berupa Kasus Togel, Judi Domino, dan Miras.Kita sudah menangkap sebanyak 11 tersangka dari 5 kasus ini,yang berdominan di sini paling banyak tersangkanya dari tindak pidana perjudian.Sedangkan dengan peredaran minuman keras di sumbawa barat kami melakukan penindakan sebanyak 6 kasus peredaran minuman keras tanpa izin, rata -rata barang bukti  minuman keras tradisional." Ungkapnya

Lanjut Kapolres,tujuan kita disini supaya pelaksanaan puasa pada bulan suci ramadhan berjalan dengan hikmat dan lancar.Saya himbau kepada rekan-rekan tetap jaga Protokol kesehatan selama pandemi covid-19 di bulan ramadhan."Kemarin juga dari pemerintah daerah sudah mengeluarkan surat edaran terkait dengan kegiatan pada saat pelaksanaan ramadhan di masa pandemi Covid-19, dari edaran tersebut kita harus sama-sama pedomani."ucapnya

Eddy Humas menambahkan, selama operasi pekat dilaksanakan petugas berhasil mengamankan miras tradisional
sebanyak 8 Dus terdiri dari 168 botol besar.Sedangkan kasus judi togel dari tersangka berinisial LI dan FA barang bukti yang diamankan berupa,3 buah buku rekapan beserta 1 buah bolpoin warna merah,Uang tunai Rp.10.000,3 buah Handphone,1 buah buku tabungan bank BRI beserta 1 buah ATM bank BRI.

Lanjutnya, masih kasus judi togel tersangka berinisial GA barang bukti yang diamankan berupa,1 buah Handphone Merk Realmi warna Silver,1 buah ATM bank BNI dan Uang tunai Rp. 219.000.Tersangka AM barang bukti yang diamankan berupa,1 buah ATM bank BNI,1 buah Handphone Merk Oppo A1 K Warna merah,3 Lembar Angka tarik,Uang sebesar Rp.2000 dan 1 buku tulis berisi rekapan angka togel.

Sedangkan dari tersangka SA di dapat barang bukti berupa,1 ATM Bank BRI, 1 Buku tabungan Bank BRI,1 Handphone merk Samsung J2 Prime warna putih hitam,Uang sebesar Rp. 69.000.Sementara tersangka Judi kartu domino berinisial FA,ID,AJ,AR,AB,SU dan ZA yang diamankan petugas berupa, 2 set Kartu Domino dan Uang tunai sejumlah Rp.2.830.000.

"Adapun pasal yang di sangkakan Pasal 303 ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara atau melanggar pasal 303 bis ayat 1 ke 3 KUHP Sub pasal 303 bis ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun atau pidana denda paling banyak Rp.15.000.000"ungkapnya (Rozak)


0 komentar:

Posting Komentar