*SURAT TERBUKA* Kepada Yth Kapolres Lombok Tengah ( By : KELUARGA BESAR LASKAR NTB )

Journal NTB Kita sama - sama tau bahwa Kute Mandalika yang di tetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus. Dalam proyek pembangunan infrastruktur nya tengah di soroti berbagai media mulai dari internasional, nasional sampai lokal bahwa proyek infrastruktur tersebut terindikasi melanggar hak asasi manusia. 

Disisi lain pandemi Covid-19 telah membuat berbagai tempat pariwisata di tutup namun baru - baru ini gerombolan Moge Harley Davidson masuk ke Kawasan Ekonomi Khusus Kute Mandalika dengan alasan survei lokasi untuk kirab bendera yang event tersebut berskala nasional dan rencananya akan dijadikan tempat finsih sekaligus ada pelaksanaan Baksos. 

Kegiatan tersebut semestinya di anulir oleh pihak kepolisian tentu dasarnya adalah pijakan sosiologis. Secara sederhana, apakah bijaksana Kute Mandalika akan dijadikan spot untuk event nasional ditengah pandemi dan pembagunan yang terindikasi melanggar hak asasi manusia ? 

Kepungan kehidupan masyarakat kute yang terlunta - lunta semestinya menjadi dasar pikir pihak kepolisian Lombok Tengah untuk tidak memberikan dan membenarkan kegiatan Moge Harley Davidson meskipun untuk alasan survei. 

Kepolisian bukan hanya manusia dengan seragam yang tertib melainkan berkedudukan sebagai wujud dari apa yang kita sebut pengayoman. Dari hal ini jelas pihak kepolisian tidak pernah menggunakan kebijaksanaan nya untuk melihat bagaimana situasi sosiologis masyarakat dan pandangan publik atas situasi tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar