Bajang Bagus : Urusan Personal Tidak Boleh Dicampur Adukan Dengan Kelembagaan BPPD.


PRAYA.JournalNTB. Com. Pariwisata syari'ah adalah adalah salah satu segmen pasar wisata
yang sangat menjanjikan. Sebagai daerah dengan mayoritas muslim
dan memiliki potensi wisata yang cukup menjanjikan, baik dari
segi destinasi, atraksi budaya maupun fasilitas penunjang wisata,
Nusa Tenggara Barat tidak ingin ketinggalan momentum dalam
mengembangkan segmen pasar wisata ini. Oleh karena itu, sejak tahun 2009, pemerintah daerah membentuk Badan Promosi Pariwisata
Daerah yang memiliki fungsi memperkenalkan pariwisata NTB ke
pasar pariwisata dunia. Penelitian ini ingin mengetahui peranan BPPD dalam membangun brand wisata halal di NTB. Jenis penelitian ini
adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode wawancara. Dalam upaya mewujudkan NTB sebagai destinasi wisata syari'ah dunia, BPPD NTB telah melakukan berbagai upaya strategis. Di antara
upaya tersebut adalah mengikuti dan memenangkan kompetisi halal tourism di Dubai, melakukan promosi wisata halal melalui berbagai media baik cetak, elektronik dan media online. Selain itu, BPPD juga menjalin kerjasama dengan beberapa maskapai penerbangan seperti
Garuda dan Lion Air, yakni dengan pemutaran video pariwisata NTB
di setiap kursi penumpang Garuda dan pemasangan logo wonderful
Lombok Sumbawa di badan pesawat Lion Air." Selain memiliki
potensi wisata, pariwisata halal NTB memiliki beberapa tantangan di antaranya adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang wisata halal dan minimnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan dan keamanan untuk para wisatawan." Demikian Kata Adi Bagus Karya Putra  Anggota DPRD Loteng Senen (07/6/2021) 

Selain itu Kata Bajang Bagus yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD yang membidangi terkait Bidang Pariwisata menanggapi berita terkait dengan keberadaan BPPD Lombok Tengah..BPPD Lombok Tengah merupakan lembaga penting yg keberadaannya harus disupport penuh oleh pemda terutama OPD mitranya yakni Dinas Pariwisata. Mengingat dalam mengangkat dan mempromosikan potensi wisata daerah perlu pasukan khusus atau lembaga seperti ini untuk bekerja.Oleh karena itu, yang penting bagi kita hari ini adalah mendukung upaya upaya atau kreatifitas kawan kawan di Lembaga BPPD ini untuk mengembangkan dan mempromosikan wisata di Daerah kita ini khususnya Kabupaten Lombok Tengah."
Kita bersyukur dengan keberadaan BPPD Lombok Tengah hari ini telah mampu mengangkat geliat dan animo para pelaku atau pemuda desa untuk memunculkan potensi pariwisata di tempatnya masing masing. Ini juga termasuk keberhasilan dari Lembaga ini. 
Terlebih sudah memperkenalkan dan membentuk Kelompok Sadar Wisata ( POKDARWIS)di beberapa desa di Lombok Tengah. Ini merupakan terobosan yang sangat luar biasa yg sudah dilakukan oleh lembaga BPPD Lombok Tengah.  Ada wadah POKDARWIS untuk pemuda desa berkumpul memikirkan memunculkan potensi potensi wisata yang ada di Desa masing masing.
Tentu tinggal dukungan dari kita semua baik Masyarakat, Pemdes, DPR, Dan Pemda untuk menggerakkan dan memaksimalkan pergerakan Kawan kawan pemuda di lembaga lembaga itu." Ujarnya. 

Ia juga Mengatakan, Sungguh tidak Adil kalau kita menafikkan keberhasilan Pengurus BPPD Lombok Tengah Hari ini mengangkat pariwisata yang ada di Lombok Tengah. Minimal sudah memperkenalkan Apa itu BPPD dan POKDARWIS kepada pemuda pemuda di Lombok Tengah yang ingin menjadi penggiat pariwisata.
Bagi kami,  ini adalah sebuah langkah awal menuju cita cita Lombok Tengah yg terkenal dengan  berbagai pilihan spot Wisata. Karena untuk mencapai tujuan maka kita harus memulai melangkah. Maka keberadaan BPPD Lombok Tengah dan POKDARWIS yang sudah dibentuk merupakan langkah Awal untuk mencapai tujuan atau cita cita itu. Tinggal kita saling dukung, karena tidak mungkin sukses atau maksimal perjuangan kalau berjalan sendiri sendiri. 
Persoalan kekurangan dan kelemahan itu adalah lumrah ada dan terjadi disetiap kita atau lembaga apapun. "Namun saya  berharap dengan support kita kedepan terutama Pemda akan membuat BPPD Lombok Tengah yang di pimpin oleh Ida Wahyuni bisa lebih baik dan bekerja maksimal." tegas Bajang Bagus dengan Nada Semangat.

Kemudian terkait dengan isu dugaan penipuan oknum pengurus BPPD Lombok Tengah itu, menurut saya karena tentu kedua belah pihak telah berhubungan bisnis dan saling kenal mungkin hanya persoalan kurang baik komunikasi, karena inikan persoalan orang per orang ( person) yang pernah saling mempercayai melakukan kegiatan bersama dalam wadah Event Organizer (EO)tetapi terjadi hal yang tidak sesuai dengan harapan karena situasi pandemi Covid -19 yang memungkinkan bisa menghambat dan merusak semua rencana yang sudah kita rencanakan."
Oleh karena itu, saran saya diselesaikan secara kekeluargaan sesuai dengan bagaimana mereka membangun hubungan dengan baik dari awal, kendati itu adalah urusan personal mereka, tidak boleh dicampur adukkan dengan kelembagaan yang telah memberikan dampak positif bagi pariwisata di Lombok Tengah. Kita harus jujur menilai persoalan dikelembagaan BPPD Kabupaten Lombok Tengah." Pungkas Bajang Bagus. (Jntb.Rdi)

0 komentar:

Posting Komentar