Perlu Ada Lembaga Pemerhati Kebijakan Pawawisata


PRAYA JournalNTB.Com.
Adanya Kek Mandalika dan sirkuit Motor GP dilombok Tengah tentu ini menjadi tantangan bagi pegiat Parawisata dilombok Tengah. " menjadi PR kita bagaimana langkah kita, siapapun yang harus kita cari untuk memajukan Lombok Tengah." ujar Samsul Bahri Salah Seorang Gaide Parawisata saat diskusi dengan Ketua DPD Gelora H Efwin Akbariansyah serta, ketua SWIM Lalu Alamin dilesehan Murah dijalan Umum Bengkel Sabtu (12/6/2021)

Samsul Bahri menegaskan,
wisata-wisata di Lombok Tengah lambat Laun bisa menghilang secara sosial, ini yang kita khawatirkan Jangan sampai kita menjadi penonton. Ketika melihat namanya BUMN yang ada, keberadaan eksistensi BUMN yang ada di daerah selatan itu terlihat sehingga mohon maaf lagi lagi kita berbicara posisi-posisi."menurut data yang saya pegang itu tidak ada satupun warga kita yang memegang posisi yang strategis,  kita ingin memegang  sebuah komunitas yang punya legal standing yang peduli dengan data itu baru kita bisa mengukur baru bisa kita melihat diagnosa penyakit kekurangan kita kemudian itu yang menjadi perencanaan strategis pembangunan pariwisata di Lombok Tengah.  hari ini kami masih melihat ada 50an desa wisata yang diblokir." Kesalnya. 

Untuk menggaet para wisatawan kata dia, sangat perlu ada keistimewaan desa desa  wisata namun itu tidak ada, sementara kami yang dari praktisi seharusnya pada saat penting ada intervensi pemerintah atau pendekatan yang kami lakukan adalah siapa travelagent." Ujar Samsul.

Adapun Dinas Perindustrian yang lebih tahu informasi siapa yang akan berkunjung Yakni  orang-orang penting siapa yang akan berkunjung ke Lombok Tengah kemudian di tempatnya sendiri itu persoalannya berbeda Nah kita di Lombok Tengah ini masih jauh informasi." Anggaran Parawisata harus sebagai sektor hari ini harus menjadi sumber pendapatan asli daerah nomor 1 setelah pertanian nanti yang mana hari ini posisinya pertanian kemudian pariwisata, Baru sektor-sektor yang lain mungkin dengan itu baru pariwisata ini akan menjadi sektor yang seksi yang kemudian atensi pemerintah." Imbuhnya.

Lalu Alamin Pegiat Parawisata juga mengungkapkan, pariwisata hari ini dilombok Tengah belum siap, tapi karena ada announcement sudah berdiri objek-objek yang memdata.
Ia berharap bahwa mereka para wisatawan akan besar-besaran datang kelombok Tengah kemudian dengan kita melakukan promosi digital padahal cara promosi dengan sendirinya sudah ada online-online TV secara mandiri terus-menerus melakukan promosi. persoalan sekarang di masa pandemi adalah supplier dari produk pariwisata cita-cita yang merupakan pengelola yang terabaikan." Pungkas Lalu Alamin. (Jntb-Rdi)

0 komentar:

Posting Komentar