Peryataan Ketua LSM LIDIK Dianggap Ngawur Oleh Jeni Mahamid Yasmanto.



LSM Lidik lagi buat ulah , stetmen dia di publik mengudang Kontroversial. Setelah Berseteru dengan LSM Laskar NTB. kini ia berseteru dengan Sekertaris Majlis Pemuda Indonesia (MPI) DPD Komite Nasional  Pemuda Indonesia (KNPI) Jeni Mahamid Yasmanto.  Berbagi kritkan pedas yang ditudingkan oleh LSM Lidik NTB bernama Sahabudin kepada Calon sekda yaitu Lalu Firman Wijaya ST. Dalam Pernyataannya itu kadis PUPR dituding "mengelola OPD saja tidak mampu Apalagi dia mau menjadi Sekertaris daerah (Sekda)". Menanggapi Stetmen itu Sekertaris Majlis Pemuda Indonesia (MPI) DPD Komite Nasional pemuda Indonesia (KNPI) Loteng. Jeni MY Angkat Bicara. Ia menyebut Bahwa Lalu Firman Wijaya Sangat Pantas sekali menjadi SEKDA Lombok Tengah karena Beliau Pernah Menjabat sebagai Kepala Dinas di Dua OPD Yaitu Kepala dinas perumahan dan  permukiman ( Perkim ) dan Kadis PUPR Dengan berbekal pengalaman dari dua OPD itu saja, Beliau Lalu Firman Wijaya sangat cocok dan pantas sekali menjadi Sekda Lombok Tengah." Statemen LIDIK NTB Sahabudin. 
Yang mengatakan Anggaran 2019 di Dinas PUPR dengan Kepala Dinas L. Firman Wijaya ST yang banyak bermasalah di berbagai Proyek itupun salah besar dan ngawur." Ungkap Jeni Mahamid Yasmanto kepada media Rabu (09/6/2021)

Karena yang menjadi Kepala Dinas PUPR Pada waktu itu bukan L. Firman Wijaya. Jeni Mahamid Yasmanto merasa Statemen Ketua LIDIK NTB Sahabudin itu seperti Statemen Pesanan, karena Dari Enam Calon SEKDA yang ikut Pansel hanya Kadis PU L. Firman Wijaya saja yang di sebut, kenapa tidak disebut juga Calon" SEKDA yang lain karena Calon" yang lain juga pernah dan sedang menjabat sebagai Kepala Dinas atau Kepala Badan dan Kepala Satuan di salah satu OPD. 

Jeni Mahamid Berpesan kepada Ketua LIDIK Sahabudin kalau ingin menilai Calon SEKDA janganlah menilai satu Calon saja, Coba dinilai semua calon yang ikut Pansel, itu baru Saya akan memberikan dua jempol untuk Ketua LIDIK Sahabudin, kalau ini sih nggak menarik alias Ngawur karena menyerang satu Orang Calon SEKDA saja." Sebutnya dengan nada lantang  (Jntb)Rdi

0 komentar:

Posting Komentar