Poto Tano Menuntaskan STBM, Walaupun di Desa Poto Tano ASN dan PTT Sama Sekali Tidak Dipungut Biaya

Sumbawa Barat.journalntb.com-Untuk mengelola limbah cair di Desa Poto Tano Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akan segera membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal.

IPAL Komunal dibangun di Desa tersebut agar dapat menampung limbah cair rumah tangga warga yang berada di pesisir dalam mensukseskan program Sanitasi Total Berbasis Rumah Tangga (STBM) pilar 5 yaitu pengelolaan limbah cair rumah tangga. 

"Tantangan terberat di Kecamatan Poto Tano ini memang ada di Desa Poto Tano karena pemukiman warga berada di pinggir pantai, sehingga sulit untuk dibuatkan peresapan," kata Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin saat menghadiri acara deklarasi STBM di Kecamatan Poto Tano, Kamis (24/6).

Wakil Bupati yang akrab disapa Bang Fud ini berharap, agar setelah dibangun IPAL Komunal nantinya warga dapat menjaga keamanan dan kebersihannya sehingga program STBM ini dapat berjalan dengan baik.

"Saya berharap IPAL Komunal yang telah dibangun nanti dirawat dan dijaga jangan sampai ada sampah yang menumpuk di sekitarnya," harap Bang Fud.

Sementara itu, Camat Poto Tano Agusman SPt saat diwawancarai di kediamannya, Kamis, mengatakan, bahwa menyambut baik apa yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah dalam menuntaskan STBM khususnya pilar 5 di Desa Poto Tano.

Dalam rangka penuntasan menuju 100 persen STBM pilar 4 dan 5 ini ada beberapa yang akan dilakukan terutama membangun komunikasi di tingkat kecamatan sampai tingkat desa, demikian juga komunikasi dengan ASN PTT bahkan agen PDPGR, tokoh perempuan.

"Kami akan melakukan pengecekan kembali sesuai dengan data yang ada, rumah mana saja yang belum tersentuh seperti di Poto Tano dan Mantar yang memiliki tingkat kesulitan untuk menerapkan pilar 5 ini," katanya.

Namun Agusman yang akrab disapa Daeng Agus ini mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh seluruh kepala desa di Kecamatan Poto Tano yang bekerja siang ddan malam dalam mendukung pencapaian STBM.

Jika tidak terjalin komunikasi dan kerjasama, kata dia, maka pencapaian deklarasi STBM yang saat ini telah dilaksanakan di Kecamatan Poto Tano ini tidak akan berhasil.

Untuk Poto Tano, Tambah Daeng Agus, Alhamdulillah pemerintah daerah akan membangun IPAL Komunal. Untuk target 100 persen, ia akan terus berusaha sebelum deklarasi STBM tingkat Kabupaten.

Namun yang harus disadari, pembuatan Ipal komunal juga tidak serta merta langsung dibangun, karena memiliki sejumlah tahap seperti penentuan lokasi, kapasitas atau jumlah masyarakat yang dapat diakomodir. 

Terpisah, Kepala Desa Poto Tano, M Nur Hasan mengatakan, bahwa pilar 4 mendapat progress yang cukup baik dan tidak ada masalah, namun pilar 5 masih di angkat sekitar 70 sampai 80 persen dengan jumlah Kepala Keluarga sebanyak 500 KK.

"Kondisi tuntas STBM pilar 5 di Poto Tano tidak bisa diharapkan 100 persen, kecuali ada inovasi dari pemerintah daerah seperti membangun IPAL Komunal, karena kondisi pemukiman warga yang berada di pinggir pantai," katanya.

Ia mengatakan, jika pemda tidak turun tangan maka tidak akan dapat dikejar karena postur anggaran di desa juga yang relatif menipis. Bahkan Desa Poto Tano telah mengadakan 100 buah beton untuk peresapan dengan menggunakan anggaran dana desa.

"Kami tidak tega membebani ASN dan PTT untuk swadaya atau mengumpulkan dana untuk STBM, cukup tenaga saja yang mereka berikan," katanya.

Ia bersama warga berkomitmen akan terus mendukung dan berusaha menuntaskan program STBM pilar 4 dan 5 di Desa Poto Tano.(Red).

0 komentar:

Posting Komentar