Puluhan Juru Parkir Pasar Renteng Tuntut SK


PRAYA,Journal NTB.Com.

Ketidak beresan dinas perhubungan dalam pengurusan para Juru parkir (Jukir) di pasar Tradisional Renteng Kecamatan Praya Lombok Tengah membuat  Serikat Pekerja Nasional (SPN) bersama Puluhan Jukir mendatangi dinas terkait Senen (07/6/2021).

Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Jeni Mamahid Yasmianto (JMY) cukup geram dengan lambannya kinerja dinas  pasalnya sejumlah juru parkir yang lama diberhentikan belum ada kejelasan." Kita hari ini bersama  Puluhan Juru Parkir (Jukir) dipasar Renteng  mendatangi kantor Dinas Perhubungan guna mempertanyakan kejelasan polemik pemberhentian Jukir yang lama,." Tegas Jeni.

Ia juga menjelaskan, puluhan juru parkir (jukir)  pasar renteng yang diberhentikan secara sepihak mendesak agar dinas terkait segera berpihak. Ada llima tuntutan untuk segera ditindak lanjuti Dinas Perhubungan mengingat adanya Jukir Baru yang sudah di rekrut untuk Pasar Renteng." Jelasnya. 

Adapun Tuntutan mereka yakni pertama  mempekerjakan kembali Jukir yang diberhentikan sepihak, kedua meminta kejelasan pelaksana parkiran Pasar Renteng, ketiga  meminta Dinas terkait mengatur jadwal jukir agar terakomodir semuanya yang sudah lama maupun yang baru, ke-empat, meminta Dinas Perhubungan melakukan pendataan jukir. Kelima, Meminta Dishub segera Meng-SK-kan Jukir yang sudah didata." Ungkapnya. Sementara Lalu  Supardan S,sos  selaku Kepala Dinas Perhubungan Lombok Tengah yang menerima kedatangan rombongan hearing merespon baik apa yang menjadi tuntutan SPN bersama Jukir tersebut.

Dalam kesempatan itu Lalu Supardan kepala Dinas Perhubungan mengaku tidak pernah memberhentikan Puluhan juru parkir yang dimaksud.." sebenarnya tidak ada pemberhentian para Jukir yang sudah lama bekerja di pasar Renteng tersebut. Jadi bukan pemberhentian sebenarnya, namun mengingat bahwa bangunan Pasar Renteng baru dan ditargetkan 1 Milyar PAD dari parkiran jadi dilakukan Uji Petik dulu oleh petugas Dishub selama dua  bulan untuk mengetahui seberapa pendapatan dari parkiran Pasar Renteng."jelas kadis. Lalu Supardan Berjanji hari  Kamis depan akan mengumpulkan kembali para jukir dipasar Renteng baik yang lama maupun yang baru untuk melakukan pendataan dan segera meng-SK-kan agar bisa diatur jadwalnya." Kami akan  undang sekitar 31 jukir dari data SPN dan 14 Jukir dari data Forum Renteng Bersatu untuk segera mendata dan meng-SK-kan mereka agar polemik ini segera selesai." Janjinya. Dengan jawaban kadis Maka puluhan Jukir didampingi Ketua SPN meninggalkan kantor Dishub dengan tertib. (Jntb.Rdi)

0 komentar:

Posting Komentar