Waasops Panglima TNI Gelar Wasev Program TMMD ke 111 di Loteng


Lombok Tengah –Journal NTB.Com-
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 111 tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Kodim 1620/Loteng yang dibuka oleh Bupati Lombok Tengah H. Lalu Fathul Bahri, S.IP., pada Selasa minggu lalu kini hasilnya sudah mulai bisa dilihat di lima desa yang manjadi sasaran pelaksanaan TMMD.

Terkait dengan itu, Wakil Asisten Operasi Panglima TNI Masma TNI Kustono, S.sos bersama Letkol inf Lukman Hakim melaksanakan Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) atas pelaksanaan program TMMD ke 111 tahun 2021 di Kodim 1620/Loteng dan disambut Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Kasiter Kasrem 162/WB Kolonel Inf Budi Rahmawan, Dandim 1620/Loteng Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan S.IP. dan Forkopimda Loteng.

Usai menerima paparan dari Dandim 1620/Loteng, Waasops Panglima TNI bersama timnya didampingi Danrem 162/WB dan rombongan melaksanakan peninjuan ke Posko TMMD dan beberapa lokasi TMMD salah satunya di Dusun Mbun Tengak Desa Bunjeruk Kecamatan Jonggat Kabupaten Loteng.

Dilokasi tersebut, Waasops Panglima TNI menyerahkan sarana Kontak TMMD ke-111 yang dilanjutkan dengan memberikan sambutan kepada masyarakat yang hadir dilokasi TMMD.

Dalam sambutannya, Waasops Panglima TNI menyampaikan TMMD merupakan program TNI yang dilaksanakan dengan dua program yaitu program fisik dan non fisik yang diharapkan dapat membantu peningkatan perekonomian masyarakat khususnya di lokasi pelaksanaan TMMD.

TMMD ini sebenarnya, kata Kustono, selain membangun fisik dan non fisik, juga untuk membangun kebersamaan dan kekompakan masyarakat ditengah globalisasi dengan aparat TNI maupun instansi terkait sehingga kedepan diharapkan terciptanya ketahanan wilayah yang kuat dalam menjawab setiap ancaman, gangguan dan tantangan terhapap kedaulatan negara.

"Pengawasan dan evaluasi ini dilakukan untuk mengukur kinerja organisasi Satgas yang dimulai dari tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan sampai dengan pengakhiran pada bulan Juli mendatang," terangnya.

Menurut pria kelahiran Surakarta tersebut, selain untuk membantu pembangunan di daerah, juga untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat serta sebagai sarana untuk mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat. Untuk itu dibutuhkan kerjasama semua pihak dalam mensukseskan program TMMD ke 111 ini sehingga TMMD dapat berjalan aman, lancar dan tepat waktu.

Selain itu, mantan Pangkosekhanudnas I/Jakarta itu juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada masyarakat yang mengikhlaskan tanahnya untuk dijadikan jalan dan dukungan semua pihak baik masyarakat maupun instansi terkait yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD ke 111.

Pada kesempatan tersebut, Kades Bunjeruk Lalu Awlia Rahman dalam sambutannya menyampaikan masyarakatnya sangat mendukung program TMMD di desanya dengan ikut berperan aktif bersama TNI dalam proses pembangunan fisik maupun non fisik yang menjadi program TMMD.

"Kami atas nama masyarakat Bonjeruk mengucapkan terimakasih atas program TMMD ini karena selain membangun infrastruktur, juga membangun mental masyarakat melalui kegiatan non fisik sepeti memberikan berbagai program penyuluhan kepada masyarakat yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk membangun desa yang maju dan mandiri," tutup Lalu Awlia Rahman.(Skm)

0 komentar:

Posting Komentar