Dandim Lombok Tengah Dorong Pembentukan Isolasi Terpadu Disetiap Desa


Lombok Tengah - Journal NTB.Com-
Kodim 1620/Lombok Tengah mendorong dan meminta pemerintah desa melakukan langkah-langkah penguatan tempat isolasi terpadu disetiap desa s.d kecamatan berbasis sumber khususnya bagi pasien yang memiliki gejala ringan. Tujuanya tidak lain adalah memudahkan pemantauan dan pengawasan satgas covid.

Kata Dandim 1620/Loteng Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan, SIP itu untuk meminimalisir dan menekan penyebaran Covid-19, sekaligus mengurangi beban rumah sakit (RS) dan juga mempermudah dalam pengawasan tim satgas dan tenaga kesehatan terkait tingkat keterisian tempat tidurnya (bed occupancy rate/BOR) yang terus meningkat. 

Aturan-aturan dalam PPKM mikro sesuai edaran Gubernur dan Bupati Loteng harus dapat berjalan sesuai harapan bersama untuk dapat memutus penyebaran covid 19. 

Kunci penanganan pandemi Covid-19 adalah disiplin protokol kesehatan dan 3T (testing, tracing dan treatment). "Testing dan Tracing perlu kita diperluas, sehingga bisa langsung ada treatment kalau ada yang positif," kata Akmil lulusan 2002 ini.

Sebelumnya Dandim telah menyalurkan bantuan, sekaligus memberikan dukungan moral kepada sejumlah desa di Gumi Tatas Tuhu Trasna yang sukses menjalankan isolasi terpadu. Dengan harapan bisa menjadi contoh di desa-desa lain diseluruh Loteng. 

"Ada sembako dan masker yang sudah kami salurkan melalui Babinsa maupun Danramil. Hal itu semata-mata untuk meringakan warga akibat pandemi ini," tuturnya. 

Dandim juga meminta penguatan fungsi Satgas Desa saat PPKM ditingkatkan dengan melakukan pencegahan, penanganan, pembinaan warga dalam pelaksanaan protokol kesehatan. 

"Kita ingin semua komponen di daerah, dari tingkat kabupaten, kecamatan sampai desa bergerak bersama," kata Dandim.

Terakhir Dandim berharap warga bisa mentaati semua aturan dan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. "Mari semua saling bahu membahu, berjuang bersama, bersinergi, semangat gotong royong dan bergerak bersama melawan pandemi ini," tutupnya.(skm)

0 komentar:

Posting Komentar