Pandangan HL Kelan Ketua komisi II DPRD Tentang Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan


LOTENG. Journal NTB.Com. Sayyidina Ali RA pernah berkata Aku tidak akan pernah takut dan bersedih bila nyawaku berpisah dengan badan tapi yang paling aku takuti adalah bilamana imanku berpisah dengan hatiku mudah-mudahan kita semua mendapat ridho Allah subhanahu wa ta'ala (SWT) serta kita semua tetap dikuatkan iman yang melekat dalam hati kita semua. Demikian pesan  disampaikan HL Kelan sekaligus  Juru Bicara  Ketua Komisi II DPRD kabupaten Lombok Tengah pada Rapat Paripurna Tentang Tiga Ranperda berlangsung di aula Gedung DPRD dijalan Jontlak Ptaya Tengah Senen (5/07/2021) kemarin. 


Kata dia, Pimpinan beserta rekan-rekan anggota dewan dan bapak Bupati beserta undangan yang saya hormati pula,
Beberapa elemen dan lembaga masyarakat seperti bagian ekonomi pemerintah daerah Kabupaten Lombok tengah bagian hukum Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah, kepala desa Camat dan beberapa masukan serta saran yang telah disampaikan dalam diskusi sudah kami akomodir dan kami jadikan sebagai referensi untuk lebih kami menyempurnakan dan melengkapi Isi atau materi substansi daripada ranperda ini sehingga Alhamdulillah Setelah  kami diskusikan dengan beberapa lembaga dan elemen masyarakat kami ajukan ke pimpinan dalam sidang paripurna semua anggota fraksi se 7 untuk dibahas lebih lanjut menjadi sebuah Rancangan peraturan daerah dan diproses lebih lanjut oleh Komisi 2 yang dipercayakan untuk bisa menjadi peraturan daerah lalu proses berikutnya," dari beberapa pimpinan OPD pertama kami mengundang dari Dinas Perdagangan Alhamdulillah beliau Kepala Dinas Perdagangan dari awal sampai selesainya pasal demi pasal kami bahas beliau selalu hadir Alhamdulillah beliau telah menunjukkan loyalitasnya kepada kepada pemerintah daerah Kabupaten Lombok Tengah beliau telah menunjukkan tanggung jawabnya sebagai pimpinan Dinas Perdagangan sehingga ini sebagai informasi.  perlu diberikan apresiasi walaupun beliau lagi sebentar purnabakti beliau Insya Allah mungkin bulan Desember beliau akan pensiun tetapi tetap menunjukkan tanggung jawab dan loyalitasnya. Kedua kami telah mengundang dari dinas koperasi dan UMKM tetapi kami hanya mendapatkan kalimat siap, Padahal dari dinas koperasi, berhubungan sangat penting untuk beliau hadir karena banyak substansi atau materi dari ranperda ini berkaitan dengan Dinas Koperasi dan Dinas Perhubungan.  berikutnya kami undang dari dinas penanaman modal dan perizinan terpadu Satu Atap beliau hadir dari awal sampai selesai."
mudah-mudahan ini menjadi evaluasi dan koreksi dari kepala daerah untuk bisa kantor dinas penanaman modal dan perizinan ini bisa dipercayakan untuk
Tempat dan maupun yang berkaitan dengan aturan hukum dan sebagainya Alhamdulillah itu menambah kesempurnaan daripada pembahasan atau proses ranperda tentang penataan pasar dan pembinaan pasar rakyat, berikut juga kami undang dari Dinas Pariwisata karena ada kaitannya dengan pasar rakyat yang berada di lokasi pariwisata tetapi dengan satu dan lain hal tidak pernah ada  putusannya dan ini menjadi bahan evaluasi dari kepala dinas." Jelas mq Kelan. selanjutnya dari berbagai lembaga stakeholder yang sudah kami undang untuk mendampingi bersama-sama kita bahas ranperda ini dan kami sudah rampung membahasnya dari bab kebab dari pasal-pasal dan selesai Sudah kami bahas namun Sebuah peraturan daerah belum bisa ditetapkan kalau belum dievaluasi oleh Gubernur maka kami hari ini akan menyampaikan hasil pembahasan kami ke gubernur untuk dievaluasi 15 hari kedepan Untuk itulah maka hasil pembahasan kami tentang ranperda penataan dan pembinaan pasar rakyat pusat perbelanjaan dan Toko swalayan ini tidak bisa kami sampaikan dalam Paripurna ini kepada pimpinan untuk ditetapkan menjadi Perda kami akan menunggu 15 hari kedepan setelah keluar hasil evaluasi dari gubernur untuk itulah lewat kesempatan yang sangat baik ini kami mohon untuk penambahan waktu 15 hari ke depan mungkin itu yang kami sampaikan." Jelas HL Kelan.

 Dijelaskan, sebuah Hadis yang  artinya  jadilah seorang yang selalu  pemaaf, maknanya kita diharuskan untuk melupakan dua hal dan diharuskan mengingat Dua hal yang kita lupakan pertama adalah kesalahan orang lain terhadap diri kita, kemudian yang ke-2, adalah  harus kita lupakan jasa kita terhadap orang lain yang telah kita berikan. sebagai politisi Apakah itu kepala daerah Apakah itu anggota dewan pada kontestasi pileq atau Pilkada ada teman kita ada saudara kita, ada masyarakat kita yang mungkin dengan pertimbangan lain sehingga tidak memilih kita maka janganlah itu menjadikan alasan  kita untuk kita tidak mau memberikan." Imbuh Mq Kelan. 

Diakhir Pidatonya HL Kelan Spd  menyatakan,  ajaklah orang lain berbuat kebaikan walaupun satu kalimat  sebesar apapun kalau tidak diamalkan tidak disampaikan ibarat pohon kayu yang gugur daunnya habis dimakan ulat, "ajaklah orang' untuk berbuat kebaikan, jangan  berpaling kepada orang yang bodoh pengertian bodoh ini bukan tidak bisa apa-apa pengertian bodoh di sini yang dimaksud adalah perosoalan kecil namun  dibesar-besarkan Padahal dia sendiri tidak tahu masalah itu." Tutup HL Kelam Spd. (Jntb-Rdi)

0 komentar:

Posting Komentar