Danrem 162/WB Tegaskan : Prajurit dan PNS Jangan Coba-coba Dengan Narkoba


Mataram - Media Journal NTB.Com-
Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., mengajak seluruh prajurit dan PNS (Pegawai Negeri Sipil) jajaran Korem 162/WB serta keluarganya ikut berperan aktif dalam upaya pencegahan, pemberantasan dan peredaran gelap Narkoba (P4GN).

Hal itu, disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara Sosialisasi P4GN dan tes urin yang diikuti oleh prajurit dan PNS jajarannya di Gedung Soedirman Makorem 162/WB jalan Lingkar Selatan kota Mataram, Kamis (2/9/2021).

Menurut orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB itu, BNN (Badan Narkotika Nasional) telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah Narkotika dan sejenisnya masuk ke Indonesia baik dari jalur darat, laut maupun udara.

Namun demikian, sambungnya, para mafia juga semakin gencar menyelundupkan barang haram itu dengan berbagai cara. Bahkan, mereka nekat membuat dan memproduksinya di negeri ini baik di kota maupun desa.

"Menggunakan bahan bangunan pipa, memasukkan ke dalam tubuh, bahkan menggunakan jasad orang meninggal pernah dilakukan oleh mafia menyelundupkan Narkoba ke negeri ini," ungkap Jenderal Bintang Satu itu.

Beragam cara pun dilakukan dalam proses mengedarkan salah satunya dengan mencampurkan dalam makanan, minuman, cairan rokok elektrik, permen bahkan ada juga yang menggunakan mainan anak-anak sebagai media.

"Ini adalah cara mereka untuk merusak masa depan generasi muda kita agar ketagihan dan menjadi ketergantungan. Jika mengkonsumsi narkoba maka saraf-saraf tubuh dan otak kita menjadi rusak," paparnya.

Selain itu, peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba juga berdampak pada situasi wilayah, dimana hal ini dapat berpengaruh pada meningkatnya angka kriminalitas seperti pencurian, perampokan, pemerkosaan dan lain-lain, bahkan dapat mendorong terjadinya bunuh diri bagi penggunanya.

Oleh sebab itu, alumni Akmil 1993 itu mengajak seluruh personel jajarannya beserta keluarga untuk menjauhi Narkoba, tidak menjadi pengedar, pengguna maupun kurir, peka terhadap kemungkinan adanya kegiatan peredaran maupun penyalahgunaan Narkoba di lingkungannya dan melaporkan kepada pihak berwenang. Hal ini, sebagai wujud kecintaan kepada bangsa dan negara kesatuan republik Indonesia (NKRI).

"Jangan coba-coba dengan Narkoba, Selain hukuman pidana penjara, prajurit yang terlibat baik sebagai pengguna maupun pengedar akan dipecat dari dinas militer," ujar pria kelahiran Jakarta tersebut.

"Hargai orang tua, sayangi keluarga dan orang-orang yang ada di lingkungan tempat tinggal kalian. Ayo perangi Narkoba untuk menyelamatkan generasi muda," ajaknya.

Usai sambutan Danrem 162/WB dilanjutkan Sosialisasi P4GN dari RSAD Mataram dr. Ni Gusti Made Noviani, dihadiri Kasi Intel Kasrem 162/WB Kolonel Inf Setiya Asmara dan para Kepala Satuan Dinas Jawatan jajaran Korem 162/WB se-Kota Mataram.(*)

0 komentar:

Posting Komentar