Fakta Ancam Akan Pagar Jalan Raya Taman Biao Sepanjang 100 meter.


Ketua Umum Analisasi Kebijakan Untuk Rakyat Indonesia (FAKTA RI) Muhanan SH
memberikan Deadline Kepada Ir L Rahadian Kadis PUPR dan L Muhibban Anggota Komisi III DPRD  kabupaten Lombok Tengah untuk menyelesaikan Persoalan jalan taman Biao sepanjang 100 meter yang sudah rusak Parah berlokasi di barat pertamina. ironi jalan ini non status sehingga itu yang menjadikan polimik sehingga pemda tidak berani ambil kesimpulan." jika tidak ada kejelasan mengenai jalan Ini maka kami akan menemboknya bahkan Kami sudah pesan Batako." ujar Abdul Muhanan Sh didampingi Sekretarisnya Bambang Heri Jumat (17/9/2021).

Kata Dia, kami akan berikan waktu dua hari kepada pemerintah untuk memperjelas status jalan Taman Biao ini. " Kami berikan waktu dua hari, kalau tidak hari Senin, jalan ini kan kami tembok, kami sudah pesan 2000 batako untuk penembokan jalan Taman Biao," sambung Sekjen Fakta RI, Bambang Heri Sulistiawan dengan nada lantang.

Aksi Fakta RI ini lanjutnya,  sebagai bentuk protes kepada pemerintah daerah, provinsi dan pusat yang tidak pernah memperhatikan status dan kondisi ruas jalan Taman Biao yang setiap hari ramai dilintasi kendaraan roda dua, empat, fuso bahkan Truk Tronton pengangkut material dan alat berat." kondisinya rusak parah, berlubang dan bergelombang dan berdebu. Sering terjadi kecelakaan Lalulintas, dan jalan ini dijadikan jalan utama yang menghubungkan jalan Provinsi dan jalan Nasional," kata Muhanan.

Akibat aksi ini  arus lalulintas mancet total. Wakapolres Lombok Tengah, Kompol I Ketut Tamiana juga menerjunkan puluhan anggota nya untuk mengamankan aksi itu. Kepala Dinas PUPR Lombok Tengah, Ir Lalu Rahadian yang datang bersama L Muhibban, M Syarifudin, SAg, HL  Wirakse,  H Sidik Maulana Komisi III DPRD terjun ke lokasi jalan raya taman Biao. Dalam kesempatan itu Ir Lalu Rahadian Kadis PUPR mengakui, jalan raya taman Biao statusnya non status dan Dinas PUPR Lombok Tengah telah melayangkan surat kepada Satker Pelaksana Wilayah I Jalan Nasional NTB untuk meminta kejelasan status jalan Taman Biao. " Jalan ini non status, Dinas PUPR sudah bersurat ke Satker Pelaksana Wilayah I Jalan Nasional NTB untuk meminta kejelasan status jalan, sekaligus mengSKkan jalan taman Biao menjadi jalan Nasional,"tetapi sampai sekarang belum ada jawaban. Dan kami sudah melakukan pemeliharaan dengan tambal sulam," jelas Kadis PUPR. Sementara L Muhibban Komisi III DPRD Meminta Fakta RI bersabar." kita akan musyawarah untuk menyelesaikan Ststus tanah ini kemudian kita akan rapatkan dengan PU terkait perbaikan jalan taman Biao." jelas Muhibban.(Jntb)

0 komentar:

Posting Komentar