Polres Loteng Berhasil Ungkap Kasus 3C ,Yang Terjadi Tahun 2020 Lalu


Lombok Tengah NTB -Media JournalNTB.Com-
Jajaran Polres Lombok Tengah berhasil mengungkap kasus 3C (Curat, Curat dan Curanmor) yang terjadi akhir tahun 2020 lalu. 

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Hery Indra Cahyono, SH., SIK., MH. melalui Kapolsek Janapria Iptu H. Muhdar menjelaskan, tim Puma berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas), Sabtu (11/09/2021) pukul 01.30 Wita. 

Pelaku yang berhasil diamankan tersebut yakni HA (31) warga Desa Beleka Kecamatan Praya Timur , telah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Janapria. 

Iptu H Muhdar mengungkapkan kronologis kejadiannya berawal pada hari Selasa tanggal 29 Desember 2020 sekitar pukul 18.00 Wita,  korban atas nama Gede Gandi Garte  berangkat dari Desa Beleka, Kecamatan Praya Timur bersama satu orang temannya atas nama Hendri Saputra asal Desa Montong Gamang Kecamatan Kopang. 

Gede Gandi Harte dan Hendri Saputra menggeret sepeda motor Honda scoopy warna coklat hitam, dengan nomor Polisi DR 2698 UF. 

Sampai di Embung Jongkor, korban dihadang oleh pelaku yang berjumlah empat orang, Namun kedua korban berhasil kabur menyelamatkan diri. Para pelakupun tidak menyerah begitu saja dan  terus melakukan pemgejaran. 

Setiba di jalan raya  Dasan Tengah Desa Loang Maka, Kecamatan. Janapria,  korban bersama temannya dipepet dan dihadang oleh keempat pelaku sehingga korban berhenti. 

''Korban disuruh keluarkan Hand Phone, kemudian korban mengeluarkannya akan tetapi kerena jelek pelaku tidak mau mengambil HP tersebut dari korban selanjutnya salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam  dan langsung mengarahkan  ke arah korban sehingga korban menyerahkan sepeda motor Scoopynya yang digunakan korban," jelas Iptu H. Muhdar PolsekJanapria

Setelah mengambil sepeda motor korban, keempat pelaku langsung membawa sepeda motor itu ke arah Desa Beleka kecamatan Praya Timur. 
Kerugiannya ditaksir mencapai Rp 20 jutaan.

Kapolsek Janapria Iptu H Muhdar menambahkan, begitu mendapat laporan tentang keberadaan pelaku, langsung tim Puma bergegas menuju rumah  pelaku di Desa Beleka, dan berhasil melakukan penangkapan. 

Pada saat dilakukan introgasi awal, pelaku mengakui perbuatanya dan mendapat bagian uang hanya sebesar Rp500 ribu. Polisi tetap membawa pelaku ke Mapolres untuk pemeriksaan lebih lanjut," jelas Kapolsek. (*)


0 komentar:

Posting Komentar