Polda NTB diminta Usut Tuntas Kaus Ilegal Loging yang melibatkan Oknum Pensiunan Polisi Berpangkat AKBP.


MATARAM NTB, Media JournalNTB.Com.
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan provinsi NTB (LHK), bagian Tindak Pidana Kehutanan ( Tipihut ) yang melibatkan oknum Purnawirawan Polisi dengan pangkat AKBP inisial BN dalam kasus Ilegal Loging (KIL) yang terjadi di kawasan Taman Hutan Raya ( TAHURA ) Nuraksa Dusun  Kumbi, Desa Pakuan, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat.

Karena itu, Kepala Bidang Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam ( PHKA ) Dinas LHK Nusa Tenggara Barat Mursal saat di konfirmasi awak Media di ruang kerjanya, Selasa ( 12/10/2021 ), Membenarkan bahwa terkait kasus IL yang melibatkan oknum Purnawirawan Polisi AKBP dengan berinisial BN yang saat ini kasusnya sudah kita limpahkan ke Krimsus Polda NTB ( surat resmi pelimpahan red ) karena sudah memenuhi unsur Tindak Pidana Kehutanan ( Tipihut ), sebagaimana hasil gelar perkara yang kami laksanaka pada tanggal 18 Januari 2021 dengan fakta -fakta serta Data yang di peroleh sebagai berikut :
-Telah terjadi peristiwa pidana berupa perusakan hutan berupa penebangan pohon didalam kawasan hutan Taman Hutan Raya Nuraksa ( fungsi hutan konservasi ) sebanyak 193 ( seratus sembilan puluh tiga ) batang, yang berlokasi di Blok Tradisional Rejeng pada koordinat S 08"30", 9.8236" E 116'18" 11.9324" secara administratif tempat kejadian perkara ( TKP ) memasuki wilayah administratif Dusun Kumbi, Desa Pakuan, Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat.

Bahwa perbuatan  BN telah melanggar peraturan perundang-undangan Republik Indonesia, yaitu : a).UU No. 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, b). UU RI No. 14 tahun 1999 tentang kehutanan, c). UU RI No. 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, d). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI No. P83/MenLHK/Sekjen/Kum.1/10/2016 tentang Perhutanan sosial.

Terkait dengan perkembangan kasus tersebut, Mursal mempersilahkan untuk menanyakannya langsung ke pihak Polda NTB, Saya tidak elok rasanya berkomentar lagi terhadap sesuatu yang penangannya sudah kami limpahkan, Yang jelas unsur tipihutnya sudah masuk dengan barang bukti juga sudah kami simpan dengan baik apabila sewaktu-waktu saat nanti diminta oleh penyidik polda NTB termasuk saksi ahli dan saksi yang melihat langsung kejadian tersebut dan siap kita hadirkan kapanpun dan dimanapun jika penyidik Polda meminta hal tersebut, Beber Mursal.

Dan perlu untuk masyarakat ketahui juga bahwa lahan yang selama ini dikuasai oleh BN, saat ini sudah di ambil alih oleh dinas LHK Pemprov NTB, jadi tidak boleh ada tebang pilih dalam penegakan hukum mau dia amaq kangkung maupun BN semuanya harus kita tindak tegas atas pelanggaran yang dilakukan berdasarkan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku di Republik indonesia ini, tegas Mursal.

Mursal juga menyampaikan terkait dengan adanya rekomendasi dari Kakanwil  Kemenkumham NTB terkait kasus BN itu hanya sebatas rekomendasi saja tidak Pro Justisia.

Dikonfirmasi terpisah melalui Chat WhatsApp terkait perkembangan penanganan kasus Ilegal Loging ( IL ) yang melibatkan oknum Purnawirawan Polisi inisial BN, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto,SIK menjawab bahwa terkait kasus tersebut saat ini sedang ditangani oleh Penyidik PPNS pada Dinas LHK NTB,Pungkasnya(***)

0 komentar:

Posting Komentar