HMS Meninjau Industri Kelor di Kota Mataram.

Mataram.journalntb.com-
Anggota DPR RI Komisi IV dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa H.Muhammad Syafrudin,ST,.MM akrab disapa HMS yang dikenal Humanis dan Sederhana meninjau industri teh kelor CV Tri Utami Jaya di Mataram pada Sabtu (27/11) kemarin.

Pemilik CV Tri Utami Jaya Nasrin H.Muhtar menyampaikan terima kasih atas kunjungan anggota DPR RI Komisi IV H.Muhammad Syafrudin,ST,.MM yang merupakan bidang pertanian, kelautan kehutanan dan Bulog hadir ditempat kami.

Nasrin H.Muhtar mengatakan Industri, teh kelor motivasinya melestarikan budaya leluhur karna pada umumnya di Nusa Tenggara Barat dan khususnya di pulau Sumbawa menjadi menu utama , kelor ini  sumber nutrisi dan energi yang sangat luar biasa, dimana dan apapun makanannya sayur daun kelor selalu menjadi menu utama menjadi sayur melihat potensi ini tentu perlu kita kembangkan bagaimana mengubah daun kelor itu menjadi sesuatu yang mudah, dikonsumsi dan diperoleh serta praktis cara penggunaanya maka diolahlah menjadi dalam berbentuk bahan dan produk yaitu ada teh celup, teh bubuk,kopi kelor dan nantinya juga kita kembangkan menjadi kosmetik kelor, dodol kelor, mie kelor dan seterusnya.

" Potensi ini tentunya membutuhkan 4 hal (1) adalah ketersediaan bahan baku,melalui HMS program dari Kementerian Pertanian RI membantu petani -petani untuk pengadaan benih atau bibit dari kelor itu yang beliau lakukan, sehingga dengan bibit bantuan beliau HMS nanti akan bisa mengembangkan daerah-daerah yang memiliki lahan kritis maupun gunung- gunung yang kita hijaukan dengan kelor.(2) bagaimana dengan ketersediaan alat untuk  memproduksi dalam jumlah besar,(3) legalitas usaha dn legalitas Produk (4) sarana produksi dan yang ke 5 inilah adalah pemasaran." terangnya.

Nasrin menjelaskan,HMS pernah dikomisi I DPR RI sering berkunjung ke luar negeri membawa produk-produk daun kelor baik di uzbekistan, Khazaztan, jepang,Papua Nugini, Turki.Potensi inilah yang beliau berkunjung ke tempat saya untuk melihat secara langsung bagaimana kesiapan sehingga kita bisa melakukan industrisasai yang lebih besar lagi.Tentu nya lebih besar memberikan manfaat bagi masyarakat yang ada di NTB pada umumnya dan khususnya di pulau Sumbawa.

"Khasiat daun kelor itu sendiri ada 300 ribu manfaat , untuk saat sekarang kita melihat bahwa yang paling dominan (1)  meningkatkan imunitas di masa Pandemi ini sangat baik sekali ,kalau kita menggunakan  daun kelor segar atau pun teh daun kelor. (2) untuk detox untuk mengurangi racun dalam tubuh kita, (3). untuk meningkatkan mineral dan gizi dalam tubuh kita,kalau imun kita bagus racun dalam tubuh kita berkurang dan mineral kandungan dalam gizi kita banyak maka penyakit yang kita rasakan seperti hipertensi, jantung, diabetes, kolesterol,bahkan kanker itu bisa mengurangi dengan mengkonsumsi secara rutin daun kelor mauapun teh kelor." jelasnya

Kedepannya ia berharap harus ada kolaborasi ABGC (Akademisi, Bisnisman,Godgeverman dan  Sosalsosiati ),dengan harapan NTB menjadi pusat budidaya daun kelor dunia dan NTB bisa melakukan ekspor produk bukan bahan baku atau setengah jadi.Tapi melakukan ekspor dalam produk jadi,dalam  konsep kita menjadi tuan rumah yang baik dan menjadi tamu yang terhormat di negara lain, dengan produk kita bisa menguasai pasar lokal, nasional,bahkan hingga Ekspor

"Dengan konsumsi sehari-hari daun kelor bebas dari yang namanya stunting,gizi buruk dan juga menghasilkan generasi yang cerdas dan berlian dengan mengkonsumsi daun kelor dapat mencerdaskan balita dan anak" tutupnya (Rozak)

0 komentar:

Posting Komentar