Pemda Loteng Selenggarakan Do'a Bersama Demi Suksesnya WorldSBK di Sirkuit Mandalika


Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah NTB melakukan Ritual Dikawasan Sirkuit MotoGP Mandalika. Ritual ini diselangarakan agar Pelaksanaan WorldSBK berjakan dengan baik dan lancar." 
dalam rangka pemda sukseskan  World Superbike (WSBK) tanggal 19 – 21 November di Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit. pemda bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh budayawan akan menggelar doa bersama di Pantai Seger Lombok," jelas Sekda HL Firman Wijaya ST, Kamis (18/11/2021)

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Lombok Tengah, Drs. H. Lalu Herdan menyampaikan, ritual atau doa bersama dalam istilah budaya disebut "Nede Rahayu Ayuning Jagat" dilaksanakan untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT, agar setiap kegiatan yang diselenggarakan di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika,  khususnya gelaran WSBK 2021, berjalan lancar, aman, sukses dan di ridoi,"ritual atau doa bersama ini kita laksanakan untuk memohon perlindungan Allah SWT agar setiap yang kita hajatkan dapat berjalan sukses serta selalu di ridoi oleh-Nya, dimana dari leluhur diwilayah kita Lombok diharuskan untuk melakukannya." jelas LM Herdan SIP. Selain itu Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah juga meminta dukungan seluruh masyarakat khususnya untuk turut aktif mensukseskan Event WSBK tanggal 21 mendatang. Dukungan aktif tersebut dapat dilakukan dengan memanjatkan doa untuk kesuksesan WorldSBK dalam menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban wilayah masing-masing.

"Sebagai tuan rumah WorldSbK, mari kita tunjukan sikap yang baik. Kita ramah kepada setiap tamu yang hadir di daerah kita. Kita ciptakan rasa nyaman kepada mereka. Karena dengan suasana yang aman dan nyaman menjadi kunci daerah kita untuk menjadi daerah wisata pilihan nomor satu di Indonesia," ujar LM Herdan. Kabag Humas juga berharap Dukungan semua pihak diharapkan oleh semua pihak  agar pelaksanaan WorldSbK berjalan dengan baik sesuai harapan Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Lombok Tengah. (jntb).

0 komentar:

Posting Komentar