HMS Monitoring Penanaman Pohon Mangrove Ratusan Hektar Lahan di Kabupaten Sumbawa

Sumbawa.journalntb.com-
Anggota DPR RI Komisi IV dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa H.Muhammad Syafrudin,ST,.MM akrab disapa HMS melakukan monitoring penanaman pohon mangrove yang ada 137 hektare lahan di Kabupaten Sumbawa.

H.M Syafrudin,ST,.MM mengatakan, dalam rangka merehabilitasi hutan bakau atau mangrove yang berada diseluruh indonesia maka kementerian kehutanan dan lingkungan hidup melalui Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), di pulau sumbawa sendiri untuk kali ini terfokus di enam lokasi yaitu di Desa Stowe Brang 25 hektar,Desa Tarusa 25 hektar, Desa Teluk Santong 20 hektar, Desa Labuhan Ijuk 21 heotar, Desa Labuhan Bontong 21 hektar dan Desa Labuhan Kuris 25 hektar kedepan akan dilakukan penanaman serupa di beberapa lokasi di pulau sumbawa.

"Dengan tanaman mangrove saya berharap agar kegiatan serupa dapat bermanfaat dan bisa memberikan jaminan kelangsungan hidup bagi biota laut seperti udang, kepiting dan sejenisnya" Demikian HMS saat dikonfirmasi Media rabu (2/12/21).

Lanjut HMS,disamping menjadi tempat berkembangnya biota laut tadi juga mangrove dapat dijadikan sebagai lokasi obyek wisata yang sangat menarik dengan membentuk tracking yang bisa dilalui untuk menikmati keindahan alam sekitarnya.

Sekretaris Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Nasional (BRGM) Ayu Dewi menuturkan,semoga kedepan akan bisa dipenuhi kebutuhan beberapa daerah yang belum mendapatkan tahun ini dengan tetap menunggu masukan dari anggota DPR RI komisi IV Dapil NTB 1 H.Muhammad Syafrudin,ST.MM

Lanjut,Ayu Dewi menyampaikan,memang untuk sekarang karena keterbatasan anggaran hanya 9 Provinsi yang bisa dipenuhi namun karena ada usulan dan masukan yang disampaikan oleh anggota komisi IV dalam hal ini Bapak HMS maka dialokasikan di pulau sumbawa juga berdasarkan kondisi mangrove dilapangan yang terancam punah.

"Sementara sistim pekerjaannya diserahkan kepada kelompok masyarakat dengan berkoordinasi dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) dimasing-masing Provinsi " jelasnya

Ketua kelompok KTH Tanjung Keladi Syahdan Dusun Keramat Desa Trusa Kecamatan Buer Kabupaten Sumbawa menambahkan,monitoring HMS terhadap program Mangrove membuahkan hasil, sebanyak 60% dari 25 Ha lahan sudah tertanam, insyaallah akhir desember 2021 diupayakan tertanam semua.

Ia mengatakan, ditengah terjangan covid-19 membuat masyarakat dusun keramat sangat sulit untuk menafkahi keluarganya, alhamdulillah keberadaan program ini sangat membantun masyarakat khususnya warga dusun keramat, selain warga mendapatkan upah sebagai pekerja, warga juga sangat antusias terhadap kegiatan rehabilitasi mangrove.

"Harapan kami yaitu Agar Bapak HMS bisa mendorong kegiatan ini menjadi kegiatan berkelanjutan di pulau Sumbawa khususnya di kabupaten Sumbawa" ungkapnya

Salah satu pendamping program penanaman mangrove KTH Batu Payung Dusun ngali Desa Labuhan kuris Wahyubi Mansyah akrab disapa Oby mengatakan, pemanasan Global (Emisi karbon) saat ini sangat berdampak terhadap perubahan iklim, akibatnya nelayan dan petani di daerah kami labuhan kuris merugi,yang dulunya nelayan cukup mencari ikan tidak jauh dari tempat tinggal sekarang sampai bermil- mil untuk menafkahi keluarganya.

"Program rehabilitasi mangrove ini sangat bermanfaat bagi kami untuk mengembalikan fungsi alam dan mengurangi dampak dari emisi karbon" pungkasnya (Rozak)

0 komentar:

Posting Komentar