Aktifitas di luar ruangan beresiko untuk kesehatan kulit wajah

 

 


JAKARTA, Menjalani aktivitas di luar ruangan saat ini menjadi hal yang sangat dirindukan bagi sebagian orang. Pasalnya, kondisi pandemi saat ini masih membuat aktivitas kita serba terbatas. Beraktivitas di luar ruangan dan terpapar sinar matahari langsung juga dapat beresiko pada kondisi kulit. Namun, hal ini bukan berarti beraktivitas di dalam ruangan lebih memiliki sedikit resiko lho! Terutama bagi mereka yang menghabiskan banyak waktu di depan gadget atau smart device yang memiliki paparan sinar Bluelight.

Saat ini sudah banyak edukasi yang bisa kita temukan terkait paparan sinar matahari dan dampak buruknya bagi kesehatan kulit wajah. Namun belum banyak yang menyinggung dampak besar dari paparan sinar Bluelight yang sama membahayakannya untuk kesehatan kulit wajah.

Perbedaan Sinar UVA, UVB dan Bluelight

Matahari memiliki peranan yang penting dalam keberlangsungan hidup manusia. Mulai dari menjadi sumber tenaga listrik hingga manfaatnya untuk kesehatan tubuh. Namun paparan sinar matahari langsung dapat pula memberikan dampak buruk khususnya pada kondisi kulit kita.

Pancaran    matahari  memiliki  2  jenis  sinar  berbeda  yang  berdasarkan  pada  panjang gelombangnya. Jenis sinar matahari yang umumnya kita ketahui adalah UVA dan UVB. Sinar UVA memiliki gelombang yang lebih panjang sementara UVB gelombangnya lebih pendek. Semakin pendek tingkat gelombang yang dihasilkan maka akan semakin pendek pula  tingkat  radiasi  dan  semakin  panjang  gelombangnya  maka  semakin  besar  pula dampak buruk yang dapat mempengaruhi kondisi kulit kita.

Ternyata paparan sinar ini tak hanya dihasilkan dari alam saja tetapi juga dari pantulan sinar yang dihasilkan oleh gadget yang kita gunakan sehari-hari. Bluelight atau sinar biru adalah pancaran cahaya buatan yang dihasilkan dari perangkat digital seperti TV, laptop, smartphone dan beragam gadget lainnya. Penggunaan gadget yang terlalu lama tidak hanya merugikan kondisi mata tetapi juga kondisi kulit karena bluelight memiliki kemampuan menembus lapisan dermis kulit.

Jika sebelumya UVA dan UVB memiliki dampak yang menurunkan kualitas kulit kita mulai dari kulit menjadi kering hingga paling terburuk adalah kanker kulit, sama halnya dengan Bluelight yang mampu berdampak pada penuaan dini, menghambat regenerasi kulit, dan terjadilah pigmentasi.

Proteksi Kulit dari Paparan Sinar di Luar Maupun Dalam Ruangan


Awareness dari bahaya bluelight yang dihasilkan gadget ini belum begitu besar jika dibandingkan dengan bahaya UVA dan UVB. Faktanya, jika sebelumnya kita hanya menggunakan sunscreen sebagai proteksi kulit saat beraktivitas di luar ruangan, maka saat ini penggunaannya pun bisa ditingkatkan saat kita berada di dalam ruangan yang selalu terpapar oleh bluelight saat menggunakan gadget.

Dari fakta  tersebut  ternyata  ancaman UVA, UVB dan sinar  biru  ini sangat  berpotensi merugikan kulit kita yah! Oleh karena itu, selalu gunakan sunscreen atau tabir surya yang memiliki perlindungan SPF yang tinggi dan tidak hanya itu tetapi juga memiliki kandungan bahan alami yang dapat sekaligus memberikan lebih banyak manfaat dari efek paparan sinar. Sebagai opsi, Y.O.U Triple UV Elixir SPF 50+ PA++++ bisa dijadikan andalan untuk menemani aktivitas di luar maupun dalam ruangan.

Tak hanya SPF-nya yang tinggi, produk ini juga memiliki manfaat menutrisi kulit dan menjaga kelembaban dengan kandungan Allantoin, Niacinamide, Vitamin E, dan Centella Asiatica. Tak sampai disitu, teksturnya yang ringan dan berbahan dasar air memiliki keunggulan yang cepat meresap dan nyaman tanpa meninggalkan residu putih pada kulit, serta kandungan Menthol yang memberikan efek dingin dan menyegarkan.(***)

0 komentar:

Posting Komentar