HMS Kerja Sama dengan Kementerian Pertanian RI dan BPTU-HPT Denpasar Gelar Bimtek Pengembangan Peternakan di Dompu NTB


Dompu NTB.journalntb.com-
Anggota Komisi IV DPR-RI Fraksi PAN Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa H. Muhammad Syafrudin, ST., MM akrab disapa HMS yang dikenal Humanis,Sederhana dan Peduli menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Peternakan Kerjasama dengan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI dan Badan Pembibitan Ternak Unggulan dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Denpasar.Bertempat di Aula Hotel Tursina Dompu pada hari Selasa sore (5/4/2022).

Kepala Bidang Budidaya, Sarana dan Prasarana Disnak Keswan Provinsi NTB, Suriadi AK  dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada anggota Komisi IV DPR RI HMS yang telah mengadakan Bimtek bagi pengembangan peternakan di Kabupaten Dompu dan umumnya di Pulau Sumbawa. 

" HMS memberikan program-program bantuan pertanian dan peternakan, beliau juga mengadakan Bimtek dalam rangka meningkatkan kapasitas penyuluh dan peternak,karena upaya peningkatan populasi ternak di NTB ini harus diimbangi dengan pengembangan SDM." terangnya

Ia menuturkan,hal itu sangat penting agar program bantuan peternakan yang disalurkan dapat dirawat dengan baik sehingga bisa tumbuh menjadi besar dan berkembang biak." Yang kami tidak harapkan apa yang menjadi bantuan langsung tuntas (setelah bantuan ternak diterima langsung dijual)," ucapnya

Dirinya mengemukakan,program HMS ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Pemprov NTB saat ini yang sedang merencanakan peningkatan populasi ternak sebanyak 6,5 % per tahun.Tentunya peningkatan populasi ini tidak bisa provinsi yang bekerja sendiri karena ujung tombaknya adalah penyuluh di kabupaten dan yang paling berperan adalah para peternak.

"Ia menyebutkan populasi ternak di NTB saat ini 1.300 ribu ekor dan berada pada posisi 5 besar kelahiran ternak di Indonesia dan mendapatkan penghargaan dari pusat. Penghargaan ini adalah untuk peternak-peternak yang berjuang setengah mati dalam rangka meningkatkan populasi kita,"jelasnya

Selanjutnya peternak dibekali dengan upaya pengelolaan pakan yang baik dengan mengawetkan tanaman pakan dan dedaunan yang ada di sekitar lokasi peternakan. Hal itu dimaksudkan agar bobot ternak terus mengalami peningkatan baik di musim hujan maupun di musim kemarau.

Wakil Bupati Dompu, H. Syahrul Parsan, ST. MT juga menyambut dengan sangat positif kegiatan Bimtek tentang pengembangan peternakan yang diselenggarakan di Kabupaten Dompu."Kalau tidak ada wakil kita di DPR RI yang putra terbaik itu,pasti sangat sulit program-program seperti ini bisa kita dapatkan,"kata H.Syahrul

Wabup mengatakan,Kabupaten Dompu memiliki potensi yang besar untuk pengembangan ternak. Bahkan pemerintah pusat melihat adanya potensi itu. Hal itu ditandai dengan peresmian Doroncanga sebagai Kawasan Pelepasan Ternak oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2005. Ribuan ekor hewan ternak (sapi, kerbau) dilepas oleh masyarakat di lokasi yang merupakan padang savana tersebut. "Yang punya lokasi pelepasan ternak di NTB ini hanya Dompu bahkan dilaunching oleh bapak Presiden tahun 2005," tuturnya.

Dirinya menjelaskan,bahwa Kabupaten Dompu yang bermotto Nggahi Rawi Pahu tersebut banyak sekali pakan ternak yang dibiarkan begitu saja tanpa pengolahan. Seperti ampas jagung dan jerami. 

"Ini akan menjadi pakan ternak yang cukup bagus. Tapi selama ini masih dibiarkan saja. Dibuang begitu saja tanpa diolah. Semoga dengan adanya Bimtek ini peternak mendapatkan pengetahuan tentang pengolahan limbah pertanian. Demikian juga pemanfaatan lamtoro untuk pakan ternak. Mudah-mudahan dengan Bimtek ini peternak mampu mengolah pakan  yang bergizi baik untuk ternak sehingga arahan pemerintah pengangkutan ternak dengan berat 350 kg akan tercapai," harapnya.

Lebih lanjut disampaikan Wabup bahwa pembangunan Pelabuhan Nusantara di Desa Mbuju Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu akan direalisasikan pada tahun 2023. Bila sudah jadi, keberadaan pelabuhan tersebut akan sangat bermanfaat bagi para pengusaha  untuk membawa ke luar daerah. Hal itu juga berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan bagi para peternak.

"Mudah-mudahan Bang Rudi bisa membantu untuk mempercepat proses pembangunan ini dari pusat," harap Wabup kepada HMS.

Terkait potensi pengembangan ternak di Dompu, Wabup berharap kepada Pemprov NTB agar memperhatikan kebutuhan peternak di Dompu. Program-program peternakan hendaknya juga dialokasikan ke Kabupaten Dompu. Jangan sampai Dompu dilupakan. Seperti Bang Rudi (HMS) selalu memberikan perhatiannya untuk Dompu," kata Wabup.

H.M Syafrudin,ST,.MM menjelaskan bahwa Bimtek tersebut terselenggara atas kerja sama Kementerian Pertanian RI dengan Komisi IV DPR-RI dan BPTU-HPT Denpasar. Bimtek dilaksanakan sebagai upaya untuk mengedukasi penyuluh dan peternak dalam hal pengembangan peternakan.

"Harapannya dengan kegiatan Bimtek ini untuk memberikan peningkatan kapasitas bagi para penyuluh dan peternak," kata HMS yang sebentar lagi dirinya menyandang Doktor Universitas Brawijaya

HMS mengatakan,bantuan pemerintah untuk kelompok-kelompok ternak dalam bentuk UPPO (Unit Pengelolaan Pupuk Organik) maupun bantuan murni peternakan berupa sapi, kambing maupun unggas supaya dapat berkembang biak demi kesejahteraan masyatakat."Dengan adanya Bimtek ini harapannya setelah bantuan diterima bisa bermanfaat tidak langsung dibawa pulang tetapi setelah ternak melahirkan baru bisa dibawa pulang. Itu harapan pemerintah," pungkasnya.

Perlu diketahui bahwa dalam acara Bimtek Pengembangan Peternakan hadir Wakil Bupati Dompu, H. Syahrul Parsan, ST., MT, Dandim 1614/Dompu yang diwakili oleh Pasilog Kapten Inf. Hamzah, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB yang diwakili oleh Kepala BidangBudidaya, Sarana dan Prasarana, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Ir. H. Zainal Arifin, M. Si, para penyuluh peternakan dan peternak.(Rozak)

0 komentar:

Posting Komentar