Wakapolres Lombok Utara pimpin penandantanganan nota kesepahaman Penerimaan Polri ta. 2022


Wakapolres Lombok Utara jamin Penerimaan Polri ta. 2022 besih dan transparan

Lombok Utara, JournalNTB.com. Telah berlangsung Giat Zoom Meeting dan penandantanganan nota kesepahaman  dengan Instansi terkait ( disbudpora, Dukcapil dan LSM) yang dilaksanakan di Rupatama Polres Lombok Utara pada Rabu, 06/04.

Giat Zoom Meeting dan penandantanganan nota kesepahaman dengan Instansi terkait dipimpin oleh Wakapolres Lombok Utara Kompol Samnurdin, Sh, diikuti oleh Kabag SDM Polres Lombok Utara Akp Wyn Sudiarma, Kepala Dinas Duk Capil Kabupaten Lombok Utara, Kepala Dinas DikBud Pora Kabupaten Lombok Utara dan LSM  Lira kabupaten Lombok Utara

Wakapolres Lombok Utara Kompol Samnurdin, Sh, ditempat yang sama menerangkan tujuan diselenggarakannya penandatangan nota kesepahaman ini adalah dalam rangka menjalin kerjasama dan melaksanakan pengecekan administrasi serta pengawasan sesuai kewenangan masing-masing, agar tidak ada kekeliruan dengan data identitas maupun persyaratan administrasi yang diperlukan oleh casis polrii, ungkapnya.

Ia melanjutkan, penerimaan anggota Polri Th. 2022 sebelumnya telah dilakukan binlat kepada peserta mengenai gambaran rekrutmen anggota Polri, mulai dari pemeriksaan administrasi awal, kesehatan awal, tes psikologi, tes akademik dan tes kesemaptaan agar peserta tes dapat mengikutinya dengan mudah.

Kompol Samnurdin menerangkan sejak tanggal 31 maret telah dilaksanakan verifikasi pendaftaran online dan ukur TB/BB pada penerimaan terpadu Polri (Taruna Akpol dan Bintara) T.A. 2022 di Gedung Aula Sarja Arya Racana (SAR) dan akan ditutup pada tanggal 11 april 2022.
"Hingga saat ini, peserta terverifikasi dari data Bag SDM Polres Lombok Utara yaitu bintara Animo sebanyak : 28  orang (Pria 23 dan Wanita 5)", ucapnya.

Dijelaskannya, Penandatangan Nota Kesepahaman dengan instansi terkait, menandakan bahwa Polri siap melaksanakan rekruitmen dengan baik tanpa ada KKN. Berbagai aturan dalam rekrutmen ini telah disusun oleh panitia pusat, diantaranya bahwa dalam setiap tahapan seleksi tidak dipungut biaya (gratis).

Dalam kesempatannya itu Kompol Samnurdin berharap, dengan adanya kerja sama dengan dinas atau instansi terkait, bisa membantu mensosialisasikan bahwa penyelenggaraan penerimaan Polri besih dan transparan.

"Kita mempunyai prinsip tes yaitu bersih, transparan, akuntabel dan humanis termasuk clean dan clear, dalam proses seleksi tidak ada sponsorship, tidak ada titip-titipan, sehingga semua peserta tes diperlakukan sama, tutup Wakapolres.(**)


0 komentar:

Posting Komentar