Hebohnya Penyakit Mulut dan Kuku Sapi HMS Berikan Imbauan Seperti Ini


BIMA.Journalntb.com-
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PAN Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa H.Muhammad Syafrudin,ST,.MM akrab disapa HMS yang dikenal Peduli dan Humanis menanggapi hebohnya PMK (Penyakit Mulut dan Kuku ) atau di sebut FMD (Foot and Mouth Disease) sudah berada di indonesia yaitu di provinsi  jawa timur.

HMS mendapat keluhan dari peternak dan pengusaha sapi yang hendak memuat hewan sapi pejantan antar pulau untuk memenuhui permintaan warga jakarta dalam waktu dekat Hari Raya Idul Adha tersebut.Dirinya langsung berkomunikasi dengan Kepala Badan Karatina Pusat Ir. Bambang,MM

Politisi PAN HMS menceritakan,bahwa dirinya mendapat informasi atas keluhan para pengusaha dan peternak sapi,ia memohon kepada Kepala Badan Karantina Pusat Ir Bambang,MM agar segera mengelurkan surat tembusaan ke propinsi NTB dan Kota /Kabupaten.

"Alhamdulillah dengan sigap dan doa kita semua Kepala Balai Karantina pusat dan Kementrian Perhubungan RI melalui ASDP memberikan akses kepada pengusaha sapi Gapehani Kabupaten Bima memuat dan mengirim hewan ternak melalui jalur laut dengan rute Pelabuhan Lembar lombok- Pelabuhan Tanjung Mas Semarang" Kata HMS Kandidat Doktor Universitas Brawijaya. Rabu (11/5/22).

Senior Anggota DPR RI Fraksi PAN Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa memberikan imbauan kepada peternak dan pengusaha sapi di Pulau Sumbawa agar mengikuti prosedur dari pemerintah pusat,sebelum hewan ternak dikirim tujuan akhir jakarta agar dipastikan kesehatannya diperiksa yakni mulut dan kukunya.

HMS menambahkan, penyakit yang penularannya karena virus ini sangat menular sesama hewan ternak seperti Sapi,Kambing,Domba dan Babi meskipun begitu, virus ini tak akan menular ke manusia.

"Penyakit ini disebabkan virus, sangat menular di populasi ternak. Tidak zoonosis, dari segi kesehatan masyarakat juga bukan resiko untuk manusia. Mortalitas rendah. Gejalanya hewan demam, mulut berlendir dan berbuih, ada ruam-ruam luka di kulit, mulut, lidah hingga ke sela kuku" tambahnya. (Rozak)

0 komentar:

Posting Komentar