Momentum Idul Fitri 1443 H Keluarga Besar Dea Guru Hasan Gelar Halal BIL Halal

Momentum Idul Fitri 1443 H Keluarga Besar Dea Guru Hasan Gelar Halal BIL Halal 

Sumbawa Barat,JournalNTB.com.
Acara Halal Bihalal Biasannya di laksanakan setelah satu bulan penuh kita menunaikan ibadah puasa Ramadhan, kita dapat berjumpakembali dalam suasana halal bihalal yang penuh kebahagiaan, penuh keberkahan dan yang lebih penting dari itu adalah bahwa kita telah memperoleh kemenangan melawan hawa nafsu kita selama kita berpuasa Ramadhan.

Secara bahasa, halal bi halal adalah kata majemuk dalam bahasa Arab dan berarti halal dengan halal atau sama-sama halal. Dengan demikian dengan adanya acara halal bihalal diharapkan hubungan yang selama ini keruh dan kusut dapat segera diurai dan dijernihkan. Halalbihalal bermakna untuk merekontruksi relasi kemanusiaan yang lebih sejuk dan menentramkan. Suasana halalbihalal yang penuh dengan nuansa reigius, kekeluargaan dan keterbukaan membuat semua orang yang hadir tidak memiliki beban psikolgis tertentu. Pada saat itulah komunikasi sehat bisa terbangun dengan baik.

Hal tersebut disampaikan  Mayor Inf Dahlan dalam acara Halal bihalal yang digelar keluarga besar Dea Guru Hasan Yang dilaksanakan di BBI Poto Batu taliwang Sumbawa Barat Kamis (5/5/2022)


Selain itu Dahlan menyampaikan Syukur Alhamdulillah dapat bersama sama diberikan kekuatan kesehatan sehingga semua keluarga besar Dea Guru Hasan dapat berkumpul dalam nuansa silaturahiim antara sesama keluarga, jelas Dahlan 


Selain itu lanjutnya bahwa kesempatan ini baik ini kita manfaatkan untuk silaturahiim karena silaturahiim dapat memberikan dampak diantaranya dilapangkan rejeki, dipanjangkan umur


Mengingat kita semua anak cucu Adam yang bernama manusia adalah tempatnya salah dan dosa tapi sebaik baik manusia adalah yang mau bertaubat dan mau saling memaafkan. Kesalahan antar umat manusia sebelum ada ikrar saling mengikhlaskan maka Allah SWT tidak akan memberikan ampunan, oleh karena itu dibutuhkan adanya halal bihalal. Ibarat kain yang terkena tinta kemudian dibersihkan maka di pakai kembalipun pun akan terlihat bagus dipandang. Namun, saling memaafkan seyogyanya dilakukan setiap hari, bukan hanya pada moment-moment tertentu saja tutup Dahlan(jntb)

0 komentar:

Posting Komentar