Relawan DGP Kabupaten Batang Buka Dapur Umum Membantu Warga Berdampak Banjir


Batang, Journalntb.com.
Banjir yang melanda Kelurahan Karangasem Utara Kecamatan Batang Kabupaten Batang Jawa Tengah telah berlangsung selama beberapa hari tentunya sangat berdampak bagi warga masyarakat desa maka dibukalah dapur umum oleh ketua DPD DGP (Dewan Pimpinan Daerah Dulur Ganjar Pranowo).

Y. Yuli Pratama Spd. Msi ketua DPD DGP Kabupaten Batang saat dihubungi awak media melalui telpon mengucapkan terima kasih kepada  UPD, Pj Bupati rekan-rekan relawan seperti ASTRADA ( Asli Putra Daerah), Grib  (Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya)  dan lainnya yang yang telah membantu sejak dibukanya dapur umum. Baik itu dalam hal memasak, mengumpulkan  sembako, pengiriman dan lainnya

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pj bupati, UPD kepala dinas, relawan yang telah membantu dapur umum," kata Yuli.

"Mengetahui adanya banjir kita membuka dapur umum dan kegiatan ini yang keempat kalinya. Setiap tahun mengadakan dapur umum apabila ada banjir," tambahnya.

Yuli menjelaskan mengetahui ada banjir di Kelurahan Karangasem Utara Kecamatan Batang Kabupaten Batang  langsung membuka dapur umum bagi warga yang berdampak. Dapur umum dibuka dari tanggal 31 Desember 2022 sampai dengan waktu yang tidak ditentukan sesuai keadaan di lapangan. Apalagi ada info dari BMKG kalau tanggal 10 sampai 15 Januari curah hujan cukup tinggi.

Raden Zieo Suroto Ketua umum DGP mengatakan kegiatan ini sangat bagus dan harus di dukung oleh teman-teman relawan. Setiap ada bencana DGP harus tanggap segera bergerak dan bergotong royong untuk membantu masyarakat yang terdampak. Bisa dalam bentuk materi, waktu dan tenaga.

"Kegiatan harus di dukung dan di tiru oleh daerah lain. Apabila ada bencana segera bertindak membantu," kata Suroto

Ketua umum Suroto mengatakan dengan adanya kegiatan dapur umum yang dilakukan oleh DPD DGP Kabupaten Batang secara tidak langsung  sudah sesuai prinsip gerakan yaitu Trisakti Bung Karno, (berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, berkepribadian berbudaya Indonesia), Trikarsa (mengumpulkan yang tercecer,, merapiakan yang berserak. Menjemput yang tertinggal dan Tripanji DGP (bangun rasa saling empati, bertekun dalam musyawarah yntuk mufakat, sersemangat selalu gotong eoyong).

"Kegiatan dapur umum di Kabupaten Batang sudah sesuai dengan Trisakti Bung Karno, Trikarsa, Tripanji DGP," terang Bang Suro.(msa)

0 komentar:

Posting Komentar