Dua Minggu Menghilang Seorang Yang Diduga Warga Bulu Mario Akhirnya Ditemukan Dalam Bentuk Tengkorak.


JournalNTB.com
Bulu Mario ,Pasangkayu , Sulbar 
Sejak dikabarkan hilang dua Minggu yang lalu , seorang warga Desa Bulu Mario  yang bernama pak Shomad ,  semua warga masyarakat bersama aparat keamanan ikut berpartisipasi berusaha mencarinya di semua tempat dan lokasi dimana arah  kebiasaan pak Shomad berjalan setiap harinya , namun hasil pencarian warga adalah nihil , sehingga membuat keluarga dan warga Desa Bulu Mario merasa putus asa.

Dalam pencarian yang cukup melelahkan hampir dua minggu itu , atas kesabaran para petugas terutama Babinsa  & Babinkantibmas bersama warga lainnya , akhirnya seorang warga yang diduga  berdomisili  dilorong dua ,dusun lomanja , Desa Bulu Mario , Kecamatan Sarudu , kabupaten pasangkayu itu , berhasil ditemukan di area lahan perkebunan kelapa sawit  pada Jumat 31/03/2023  pukul 16.30 wita.

Berkat kerjasama  petugas keamanan Desa Bulu Mario , yaitu  Babinsa ( Serda Passong ) bersama Babinkantibmas ( Bripka Albert P ) yang tidak kenal lelah dalam mencarinya , akhirnya usaha mereka  membuahkan hasil dengan menemukan  warga yang diduga  benama pak shomad itu di sebuah kebun kelapa sawit milik  warga bernama Rustam , di Dusun Bunto , Desa sarudu, kecamatan Sarudu , dalam keadaan sudah tidak utuh lagi (tengkorak ) dengan tulang belulang yang berserakan.

Untuk memastikan apakah warga yang diduga penduduk desa bulu Mario itu benar - benar pak Shomad yang hilang dua minggu lalu atau bukan , petugas keamanan dan warga masih menunggu tim forensik dan dokter  dari polres Pasangkayu untuk mengidentifikasi korban di tempat kejadian dan untuk sementara waktu tengkorak yang diselimuti kain dan baju kaos oranye yang diduga pak Shomad itu  masih belum dievakuasi dari lokasi tempat kejadian  karena masih menunggu kedatangan  tim forensik dan dokter.

Menurut pengakuan keluarga korban ( Masa'ah ) bahwa , jenazah yang ditemukan itu adalah keluarganya , hal ini mereka tandai dari baju kaos oranye dan sarung yang dipakainya sewaktu meninggalkan rumah.

Penyebab kematian korban yang diduga warga desa bulu Mario itu  belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil penelitian tim forensik dan  pihak berwajib , namun menurut sebagian tetangga dan warga , korban meninggal karena kelelahan setelah berjalan berhari-hari  tidak tahu jalannya pulang ( tersesat ).

Hal ini dibenarkan juga oleh beberapa orang yang melihatnya , karena tentang menghilangnya korban ini , bukan sekali dua kali , tetapi hampir setiap hari berjalan kaki tanpa tujuan , namun masih bisa pulang ke rumahnya karena dibonceng atau dituntun oleh orang lain setelah menghilang  dua atau tiga hari.

Sementara itu kapolek Sarudu bersama anggotanya turun langsung ke tempat kejadian perkara untuk memastikan kejadian tersebut , sekaligus mengunjungi rumah duka yang di duga warga desa Bulu Mario itu.

Informasi tentang penyebab kematian korban baik dari tim forensik atau pihak berwajib samapi saat ini belum dapat dikonfermasi. ( H.M )

0 komentar:

Posting Komentar